Pergerakan IHSG diperkirakan memiliki peluang menguat pada perdagangan Jumat, 17 April 2026. Meski sebelumnya mengalami tekanan jual, indeks saham utama Indonesia ini berpotensi menguji level resistance dalam sesi perdagangan hari ini.
Pada penutupan Kamis, 16 April 2026, IHSG tercatat melemah tipis 0,03% ke level 7.621. Pelemahan ini terjadi di tengah tekanan jual, meskipun sejumlah saham masih menunjukkan penguatan.
Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini
Analis dari PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebutkan bahwa posisi IHSG saat ini masih berada dalam fase koreksi teknikal, namun berpeluang melanjutkan penguatan ke kisaran 7.786 hingga 7.843.
Ia juga mengingatkan adanya potensi koreksi jangka pendek di area 7.453–7.575. Untuk perdagangan hari ini, level support berada di 7.351–7.488, sedangkan resistance di kisaran 7.700–7.861.
Sementara itu, riset dari PT Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak terbatas dengan rentang support 7.500 dan resistance hingga 7.850.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Beberapa saham yang direkomendasikan oleh analis untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain:
- BBKP
- BRMS
- CPIN
- PSAB
Selain itu, rekomendasi dari Pilarmas mencakup:
- SCMA
- ANTM
- BUVA
Rekomendasi Teknikal Saham
Beberapa saham pilihan juga memiliki rekomendasi teknikal sebagai berikut:
- BBKP: Buy on Weakness di 63–65, target 69–71, stoploss di bawah 61
- BRMS: Buy on Weakness di 815–835, target 940–1.025, stoploss di bawah 790
- CPIN: Buy on Weakness di 4.400–4.440, target 4.520–4.690, stoploss di bawah 4.370
- PSAB: Buy on Weakness di 545–565, target 600–635, stoploss di bawah 520
Kondisi Pasar Sebelumnya
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG sempat bergerak di kisaran 7.575 hingga 7.705 sebelum akhirnya ditutup melemah. Aktivitas perdagangan tercatat dengan nilai transaksi sekitar Rp 18,1 triliun dan volume mencapai 39,8 miliar saham.
Beberapa sektor masih mencatatkan penguatan, terutama sektor transportasi yang naik paling tinggi, diikuti sektor kesehatan, industri, dan teknologi.
Baca Juga : BTPN Syariah (BTPS) Bagikan Dividen Rp 660 Miliar, Simak Kinerja dan Susunan Manajemen Terbaru
Kesimpulan
Dengan peluang penguatan yang masih terbuka meski terbatas, investor disarankan tetap mencermati level support dan resistance IHSG serta memilih saham dengan fundamental dan teknikal yang kuat. Strategi buy on weakness dapat menjadi opsi, namun tetap perlu memperhatikan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar.

Komentar