PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 85,70 per saham dengan total nilai mencapai Rp 660 miliar.
Keputusan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham.
Selain membagikan dividen, perseroan juga menyepakati alokasi laba ditahan sebesar Rp 521 miliar guna mendukung pengembangan bisnis ke depan. Keputusan tersebut disampaikan dalam keterangan resmi perusahaan pada April 2026.
Kinerja Keuangan BTPN Syariah 2025 Tumbuh Positif
Kinerja keuangan BTPN Syariah sepanjang tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan yang solid. Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,2 triliun atau meningkat sekitar 13 persen secara tahunan (year on year).
Dari sisi penyaluran pembiayaan, perusahaan membukukan nilai mencapai Rp 10,35 triliun. Sementara itu, rasio keuangan tetap terjaga kuat dengan Return on Asset (RoA) sebesar 7,2 persen dan Capital Adequacy Ratio (CAR) mencapai 57,7 persen.
Perubahan Susunan Komisaris BTPN Syariah
Dalam RUPST 2026, pemegang saham juga menyetujui perubahan pada jajaran dewan komisaris. Mulya Effendi Siregar ditunjuk sebagai Komisaris Utama menggantikan Kemal Azis Stamboel yang telah menyelesaikan masa jabatannya.
Selain itu, Sendiaty Sondy juga ditetapkan sebagai komisaris baru dalam struktur perusahaan.
Berikut susunan terbaru Dewan Komisaris BTPN Syariah:
- Komisaris Utama/Independen: Mulya Effendi Siregar
- Komisaris Independen: Dewie Pelitawati
- Komisaris: Ongki Wanadjati Dana
- Komisaris: Sendiaty Sondy
Susunan Direksi dan Dewan Pengawas Syariah
Tidak ada perubahan pada jajaran direksi dan dewan pengawas syariah. Adapun susunannya sebagai berikut:
Dewan Direksi:
- Direktur Utama: Hadi Wibowo
- Direktur Kepatuhan: Arief Ismail
- Direktur: Fachmy Achmad
- Direktur: Dwiyono Bayu Winantio
- Direktur: Dewi Nuzulianti
Dewan Pengawas Syariah:
- Ketua: H. Ikhwan Abidin
- Anggota: H. Muhamad Faiz dan H. Cecep Maskanul Hakim
Prospek BTPN Syariah ke Depan
Dengan kinerja yang terus tumbuh dan struktur manajemen yang diperkuat, BTPN Syariah optimistis dapat menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham di masa mendatang. Kebijakan pembagian dividen ini juga menjadi sinyal positif atas kesehatan keuangan perusahaan.
Penutup
Pembagian dividen sebesar Rp 660 miliar oleh PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mencerminkan kinerja keuangan yang solid sekaligus komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham.
Dengan pertumbuhan laba yang konsisten serta struktur manajemen yang semakin kuat, BTPN Syariah berada pada posisi yang baik untuk melanjutkan ekspansi bisnisnya.
Ke depan, perusahaan diharapkan mampu mempertahankan kinerja positif sekaligus berkontribusi lebih besar dalam pengembangan sektor perbankan syariah di Indonesia.
Sumber: Liputan6.com










