Bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat dinantikan oleh umat Islam karena di dalamnya terdapat berbagai amalan ibadah yang bernilai pahala besar.
Salah satu ibadah sunnah yang menjadi ciri khas bulan suci ini adalah shalat tarawih. Shalat ini dilakukan pada malam hari setelah shalat Isya hingga menjelang waktu sahur.
Banyak umat Islam yang ingin melaksanakan tarawih sesuai tuntunan Rasulullah, termasuk jumlah rakaat dan tata caranya.
Shalat tarawih 11 rakaat yang terdiri dari 8 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir merupakan salah satu praktik yang dianjurkan dan banyak dilakukan. Memahami tata cara yang benar akan membuat ibadah lebih khusyuk dan sesuai sunnah.
Keutamaan Shalat Tarawih
Shalat tarawih memiliki keutamaan yang sangat besar. Ibadah ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak pahala, serta menghapus dosa-dosa yang telah lalu.
Rasulullah menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah, termasuk tarawih. Beberapa keutamaan shalat tarawih antara lain:
- Pengampunan dosa. Orang yang melaksanakan tarawih dengan iman dan penuh harapan akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
- Pahala berlipat ganda. Ramadan adalah bulan penuh rahmat sehingga setiap ibadah, termasuk tarawih, akan dilipatgandakan pahalanya.
- Mendapat ketenangan hati. Melaksanakan ibadah malam memberikan ketenangan jiwa dan meningkatkan kualitas spiritual.
- Meningkatkan kedisiplinan ibadah. Tarawih membantu umat Islam membiasakan diri untuk shalat malam secara rutin.
Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat
Banyak masyarakat yang lupa terkait dengan tatacara shalat tarawih menggunakan formasi 8 rakaat tarawih, kemudian di tutup dengan 3 rakaat shalat witir. Berikut cara pengerjakan shalat tarawih 11 rakaat yang harus dikerjakan secara terperinci :
Tata Cara Shalat Tarawih 8 Rakaat (Dua Rakaat Salam)
Shalat tarawih 11 rakaat sesuai sunnah biasanya dilakukan dengan 8 rakaat tarawih. Pelaksanaannya dilakukan dengan sistem dua rakaat salam.
Artinya, setiap dua rakaat diakhiri dengan salam seperti shalat sunnah lainnya. Dilansir dari laman detik, adapun langkah-langkah yang harus dilakukan sebagai berikut :
- Pelafalan niat sholat Tarawih.
- Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.
- Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
- Baca ta’awudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran.
- Rukuk.
- Itidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
- Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
- Salam pada rakaat kedua.
- Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai sholat Tarawih.
- Mengulangi langkah ini hingga 8 rakaat selesai.
Langkah di atas diulang hingga mencapai 8 rakaat. Biasanya setelah empat rakaat, jamaah dianjurkan untuk beristirahat sejenak. Inilah asal kata “tarawih” yang berarti istirahat.
Tata Cara Shalat Witir 2 Rakaat + 1 Rakaat
Setelah selesai shalat tarawih 8 rakaat, ibadah dilanjutkan dengan shalat witir sebagai penutup. Witir dapat dilakukan dengan 3 rakaat, yaitu 2 rakaat salam kemudian 1 rakaat. Berikut panduan shalat witir yang harus dikerjakan dengan formasi 2 rakaat salam, kemudian ditambah satu rakaat salam, adapun panduannya sebagai berikut :
2 Rakaat Salam
- Mengucapkan Niat
- Takbiratul Ihram
- Membaca Al-fatihah dan surat pendek (Jika shalat witir dilaksanakan sebanyak satu rakaat, maka surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca adalah al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas. Lain halnya jika dilaksanakan tiga rakaat, maka rakaat pertama membaca surat al-A’la, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan surat al-Ikhlas, al-Falaq, serta an-Nas di rakaat ketiga).
Rukuk - I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri dan masuk ke rakaat kedua
- Mengulangi urutan mulai dari membaca al-Fatihah dan surat yang dianjurkan sesuai jumlah rakaat sampai sujud kedua
- Berdiri dan masuk ke rakaat ketiga mengulangi urutan mulai dari membaca al-Fatihah dan surat yang dianjurkan sesuai jumlah rakaat, rukuk, iktidal (membaca qunut pada rakaat terakhir), sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua.
- Duduk tasyahud terakhir
- Salam
+ 1 Rakaat Salam
- Mengucapkan Niat
- Takbiratul Ihram
- Membaca Al-fatihah dan surat pendek (Jika shalat witir dilaksanakan sebanyak satu rakaat, maka surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca adalah al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas. Lain halnya jika dilaksanakan tiga rakaat, maka rakaat pertama membaca surat al-A’la, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan surat al-Ikhlas, al-Falaq, serta an-Nas di rakaat ketiga).
Rukuk - I’tidal
- Sujud
- Duduk di antara dua sujud
- Duduk tasyahud terakhir
- Salam
Kesimpulan
Shalat tarawih 11 rakaat merupakan salah satu bentuk ibadah sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah dan banyak diamalkan umat Islam.
Pelaksanaannya terdiri dari 8 rakaat tarawih dengan sistem dua rakaat salam, kemudian ditutup dengan 3 rakaat witir. Ibadah ini memiliki keutamaan besar, termasuk pengampunan dosa dan peningkatan kualitas iman.
Agar ibadah semakin sempurna, penting bagi umat Islam untuk memahami tata cara yang benar serta menjaga kekhusyukan.
Tarawih tidak hanya sekadar rutinitas Ramadan, tetapi juga kesempatan memperbaiki hubungan dengan Allah dan meningkatkan amal kebaikan. Konsistensi dalam menjalankannya akan memberikan dampak spiritual yang mendalam bagi kehidupan sehari-hari.










