Informasi
Beranda / Informasi / Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat (2-2-2-2-3) Sesuai Sunnah

Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat (2-2-2-2-3) Sesuai Sunnah

Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat (2-2-2-2-3) Sesuai Sunnah

Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan pada bulan Ramadan. Ibadah ini dilaksanakan setelah shalat Isya dan menjadi amalan yang memiliki keutamaan besar.

Banyak umat Islam berlomba-lomba menunaikannya karena diyakini dapat menghapus dosa serta meningkatkan ketakwaan. Rasulullah SAW sendiri melaksanakan shalat malam di bulan Ramadan dan menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam dengan ibadah.

Jumlah rakaat Tarawih memang beragam dalam praktik umat Islam. Namun, salah satu yang banyak diamalkan dan sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW adalah 11 rakaat, yaitu 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir.

Pola pelaksanaannya dilakukan dengan 2 rakaat salam sebanyak empat kali, lalu ditutup dengan Witir 3 rakaat. Tata cara ini dianggap ringan, mudah, dan tetap memberikan kekhusyukan dalam ibadah.



Niat Shalat Tarawih

Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah, termasuk shalat Tarawih. Niat dilakukan di dalam hati sebelum takbiratul ihram. Tidak ada kewajiban melafalkan niat secara lisan, tetapi banyak orang melakukannya agar lebih mantap. Berikut niat shalat tarawih yang dilansir dari laman Jatim news sebagai berikut :

1. Niat Shalat Tarawih Berjamaah (Imam)

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Latin:  Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an imaman lilahi ta’alaa

Artinya: “Saya niat sholat sunah tarawih dua raka’at sebagai imam karena Allah Ta’ala”.

2. Niat Shalat Tarawih Berjamaan (Makmum)

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Latin : Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lilahi ta’alaa

Artinya:  “Saya niat salat sunah tarawih dua raka’at sebagai makmum karena Allah Ta’ala”.



3. Niat Shalat Tarawih Sendiri (Munfarid)

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى

Latin : Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta’ālā.

Artinya: “Saya niat sholat sunah tarawih dua raka’at karena Allah Ta’ala”.

Niat ini dibaca setiap memulai dua rakaat Tarawih. Bagi yang shalat berjamaah, niat juga disesuaikan sebagai makmum.

Cara Shalat Tarawih 8 Rakaat dengan Metode 2-2-2-2

Pelaksanaan Tarawih 8 rakaat dilakukan dengan empat kali salam. Cara ini sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW dalam shalat malam. Setiap dua rakaat ditutup dengan salam, sehingga memberikan kesempatan istirahat dan menjaga kekhusyukan.Berikut langkah-langkahnya:



2 Rakaat Salam

  1. Membaca niat sholat tarawih 2 rakaat salam.
  2. Membaca takbiratul ihram (Allahu Akbar).
  3. Dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan satu surat pendek.
  4. Takbir kemudian ruku’ dengan tuma’ninah.
  5. Membaca I’tidal.
  6. Lalu, takbir kemudian sujud dengan tuma’ninah.
  7. Takbir kemudian dilanjutkan dengan gerakan duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
  8. Takbir kemudian sujud kembali.
  9. Takbir dan kembali ke posisi berdiri.
  10. Lalu, melakukan rangkaian gerakan shalat hingga sujud kedua.
  11. Membaca tahiyat akhir.
  12. Salam

+2 Rakaat Salam

  1. Membaca niat sholat tarawih 2 rakaat salam.
  2. Membaca takbiratul ihram (Allahu Akbar).
  3. Dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan satu surat pendek.
  4. Takbir kemudian ruku’ dengan tuma’ninah.
  5. Membaca I’tidal.
  6. Lalu, takbir kemudian sujud dengan tuma’ninah.
  7. Takbir kemudian dilanjutkan dengan gerakan duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
  8. Takbir kemudian sujud kembali.
  9. Takbir dan kembali ke posisi berdiri.
  10. Lalu, melakukan rangkaian gerakan shalat hingga sujud kedua.
  11. Membaca tahiyat akhir.
  12. Salam



+2 Rakaat Salam

  1. Membaca niat sholat tarawih 2 rakaat salam.
  2. Membaca takbiratul ihram (Allahu Akbar).
  3. Dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan satu surat pendek.
  4. Takbir kemudian ruku’ dengan tuma’ninah.
  5. Membaca I’tidal.
  6. Lalu, takbir kemudian sujud dengan tuma’ninah.
  7. Takbir kemudian dilanjutkan dengan gerakan duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
  8. Takbir kemudian sujud kembali.
  9. Takbir dan kembali ke posisi berdiri.
  10. Lalu, melakukan rangkaian gerakan shalat hingga sujud kedua.
  11. Membaca tahiyat akhir.
  12. Salam

+2 Rakaat Salam

  1. Membaca niat sholat tarawih 2 rakaat salam.
  2. Membaca takbiratul ihram (Allahu Akbar).
  3. Dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan satu surat pendek.
  4. Takbir kemudian ruku’ dengan tuma’ninah.
  5. Membaca I’tidal.
  6. Lalu, takbir kemudian sujud dengan tuma’ninah.
  7. Takbir kemudian dilanjutkan dengan gerakan duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
  8. Takbir kemudian sujud kembali.
  9. Takbir dan kembali ke posisi berdiri.
  10. Lalu, melakukan rangkaian gerakan shalat hingga sujud kedua.
  11. Membaca tahiyat akhir.
  12. Salam

Metode ini memberikan waktu istirahat sejenak di antara setiap dua rakaat. Istilah “Tarawih” sendiri berasal dari kata yang berarti istirahat, sehingga praktik ini sesuai dengan makna ibadah tersebut. Setelah selesai mengerjakan shalat tarawih sebanyak 8 rakaat dari semua, maka dilanjut dengan shalat witir sebanyak 3 rakaat.



Tata Cara Shalat Witir 3 Rakaat Langsung

Shalat Witir menjadi penutup ibadah malam Ramadan. Salah satu cara yang dianjurkan adalah 3 rakaat langsung tanpa salam di rakaat kedua. Cara ini memiliki dasar dalam hadits dan sering diamalkan oleh banyak umat Islam. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

Rakaat Pertama

  • Niat shalat Witir tiga rakaat.
  • Takbiratul ihram.
  • Membaca doa iftitah.
  • Membaca Al-Fatihah dan surah pendek.
  • Rukuk hingga sujud seperti shalat biasa.

Rakaat Kedua

  • Berdiri setelah sujud kedua.
  • Membaca Al-Fatihah dan surah.
  • Setelah sujud kedua, tidak salam, tetapi langsung berdiri.



Rakaat Ketiga

  • Membaca Al-Fatihah dan surah.
  • Disunnahkan membaca doa qunut setelah rukuk.
  • Melanjutkan sujud dan duduk tasyahud akhir.
  • Salam ke kanan dan kiri.

Shalat Witir ini menjadi penyempurna ibadah malam. Oleh karena itu, dianjurkan agar tidak meninggalkannya.

Kesimpulan

Shalat Tarawih 11 rakaat dengan pola 2-2-2-2-3 merupakan salah satu cara yang sesuai sunnah dan banyak diamalkan umat Islam. Metode ini ringan, mudah, dan membantu menjaga kekhusyukan. Pelaksanaannya dimulai dengan 8 rakaat Tarawih yang dilakukan dua rakaat salam, lalu ditutup dengan Witir 3 rakaat.

Yang terpenting dalam ibadah ini bukan hanya jumlah rakaat, tetapi keikhlasan dan konsistensi. Ramadan menjadi kesempatan terbaik untuk memperbaiki kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Dengan memahami tata cara yang benar, shalat Tarawih dan Witir akan memberikan ketenangan, pahala besar, serta membawa keberkahan dalam kehidupan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan