Informasi
Beranda / Informasi / Surah yang Dianjurkan Dibaca Saat Shalat Tarawih dan Witir

Surah yang Dianjurkan Dibaca Saat Shalat Tarawih dan Witir

Surah yang Dianjurkan Dibaca Saat Shalat Tarawih dan Witir

Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan pada malam hari selama bulan Ramadan. Ibadah ini menjadi salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar karena dilakukan pada waktu istimewa dan diiringi dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an.

Selain sebagai bentuk ibadah, Tarawih juga menjadi momen untuk memperbanyak tilawah serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam praktiknya, banyak umat Islam bertanya mengenai surah apa saja yang dianjurkan untuk dibaca ketika melaksanakan shalat Tarawih dan Witir.

Sebenarnya, tidak ada ketentuan khusus yang mengharuskan membaca surah tertentu. Namun, para ulama dan riwayat hadits menunjukkan beberapa pilihan surah yang sering dibaca oleh Rasulullah SAW dan para sahabat. Hal ini bertujuan agar ibadah menjadi lebih khusyuk serta mengikuti sunnah.



Anjuran Membaca Al-Qur’an Saat Tarawih

Pada dasarnya, shalat Tarawih memberi kesempatan kepada umat Islam untuk membaca Al-Qur’an dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan shalat sunnah lainnya. Di banyak masjid, Tarawih bahkan dijadikan sarana untuk mengkhatamkan Al-Qur’an selama Ramadan.

Imam biasanya membaca ayat secara berurutan dari awal hingga akhir Al-Qur’an. Cara ini bertujuan agar jamaah dapat mendengarkan seluruh isi Al-Qur’an selama bulan suci. Meskipun demikian, bagi yang shalat di rumah, membaca surah pendek juga sudah cukup dan tetap bernilai pahala.

Surah Pendek yang Dianjurkan Saat Shalat Tarawih

Beberapa surah pendek sering dianjurkan karena mudah dihafal dan ringan dibaca, terutama bagi pemula atau yang melaksanakan Tarawih di rumah. Surah-surah ini juga sering dipilih agar ibadah tidak terasa berat, namun tetap khusyuk. Berikut beberapa surah yang dapat dibaca:



1. Surah Al-Fatihah

Setiap rakaat shalat wajib diawali dengan membaca Al-Fatihah. Surah ini menjadi rukun shalat dan tidak boleh ditinggalkan.

2. Surah Al-Ikhlas

Surah ini memiliki keutamaan besar karena mengandung makna tauhid. Banyak riwayat menyebutkan bahwa membacanya setara dengan sepertiga Al-Qur’an.

3. Surah Al-Falaq

Dibaca untuk memohon perlindungan dari kejahatan makhluk. Surah ini juga termasuk dalam dzikir harian Rasulullah.



4. Surah An-Nas

Surah ini berisi doa perlindungan dari godaan setan. Sangat baik dibaca untuk menenangkan hati.

5. Surah Al-Kafirun

Mengandung pesan tentang keteguhan iman dan penegasan tauhid. Surah ini juga sering dibaca pada shalat sunnah.

Surah yang Dianjurkan Saat Shalat Witir

Shalat Witir merupakan penutup ibadah malam di bulan Ramadan. Rasulullah SAW memiliki kebiasaan membaca beberapa surah tertentu dalam Witir. Hal ini diriwayatkan dalam beberapa hadits yang dijadikan rujukan oleh para ulama. Berikut surah yang sering dibaca:

1. Rakaat Pertama: Surah Al-A’la

Surah ini mengandung pesan tentang keagungan Allah dan pentingnya mengingat-Nya.



2. Rakaat Kedua: Surah Al-Kafirun

Menegaskan komitmen seorang Muslim terhadap tauhid.

3. Rakaat Ketiga: Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Ketiga surah ini dikenal sebagai

Al-Mu’awwidzat, yang berisi doa perlindungan dari berbagai keburukan.

Keutamaan Membaca Surah Pilihan dalam Tarawih dan Witir

Membaca surah yang dianjurkan memiliki manfaat spiritual yang besar. Selain mengikuti sunnah, hal ini juga membantu meningkatkan kekhusyukan. Surah pendek yang sarat makna akan membuat hati lebih fokus dan memahami pesan yang terkandung.

Di sisi lain, membaca ayat Al-Qur’an secara rutin selama Ramadan akan memperkuat hubungan seorang hamba dengan Allah.

aa

Kebiasaan ini dapat terus dilanjutkan setelah Ramadan agar kualitas ibadah tetap terjaga. Agar Tarawih lebih nyaman dilakukan di rumah, ada beberapa tips yang bisa diterapkan.

  1. Pilih surah yang sudah dihafal agar bacaan lebih lancar.
  2. Tidak perlu memaksakan membaca ayat panjang jika belum mampu.
  3. Usahakan memahami arti surah yang dibaca.

Dengan memahami makna, ibadah akan terasa lebih mendalam. Keempat, lakukan secara konsisten setiap malam Ramadan agar mendapatkan pahala yang maksimal.

Kesimpulan

Tidak ada kewajiban khusus dalam memilih surah saat shalat Tarawih dan Witir. Namun, beberapa surah pendek dan pilihan yang dicontohkan Rasulullah SAW sangat dianjurkan untuk diikuti. Surah seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, Al-Kafirun, dan Al-A’la sering dibaca karena mengandung makna tauhid dan perlindungan.



Yang terpenting adalah menjaga kekhusyukan dan konsistensi dalam menjalankan ibadah. Ramadan menjadi kesempatan terbaik untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas keimanan. Dengan memahami surah yang dibaca, shalat Tarawih dan Witir akan terasa lebih bermakna serta membawa ketenangan hati.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan