Upaya peningkatan kualitas layanan dan ketepatan penyaluran tunjangan bagi tenaga pendidik terus menjadi perhatian pemerintah, khususnya dalam memastikan hak guru dapat diterima tepat waktu dan tanpa kendala administratif.
Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah mulai melakukan langkah strategis untuk memperlancar penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru non-ASN lulusan PPG 2025.
Melalui kerja sama dengan Bank Mandiri, dilakukan pembukaan rekening Mandiri Payroll secara kolektif bagi calon penerima.
Program ini diawali di Kabupaten Demak pada Selasa, 7 April 2026, dengan melibatkan 488 guru yang diundang untuk mengisi formulir pembukaan rekening.
Tahapan Lanjutan Setelah Kerja Sama Resmi
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara pihak Kemenag dan perbankan yang telah disepakati sebelumnya.
Pembukaan rekening ini nantinya akan menjadi sarana utama dalam proses penyaluran TPG kepada para guru.
Dilansir dari laman kemenag.go.id, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi distribusi tunjangan.
Alasan Penggunaan Rekening Baru untuk TPG
1. Menjamin Keaktifan Rekening
Rekening baru yang dibuat langsung oleh bank memiliki risiko lebih kecil untuk menjadi tidak aktif.
Hal ini berbeda dengan rekening lama milik guru yang berpotensi menjadi dormant karena jarang digunakan.
2. Validitas Data Lebih Terjamin
Dengan sistem kolektif, data rekening diperoleh langsung dari bank sebagai sumber tunggal.
Hal ini meminimalkan kesalahan input yang mungkin terjadi jika data dikumpulkan secara manual dari ribuan guru.
3. Proses Pencairan Lebih Efisien
Penggunaan satu jenis bank membuat proses pengajuan pencairan ke KPPN menjadi lebih sederhana.
Jika menggunakan banyak bank, proses administrasi akan lebih kompleks karena harus dikelompokkan berdasarkan masing-masing bank.
4. Tidak Perlu Verifikasi Ulang di SPAN
Rekening baru tidak memerlukan pengecekan ulang pada sistem SPAN terkait kesesuaian data.
Hal ini menghindari kendala teknis seperti perbedaan penulisan nama, nomor rekening, atau data lainnya.
5. Lebih Ringan dari Sisi Biaya
Rekening payroll memberikan kemudahan bagi guru karena tidak memerlukan setoran awal dalam jumlah tertentu.
Selain itu, biaya administrasi bulanan juga lebih ringan dibandingkan rekening reguler.
Proses Pencairan Butuh Penyesuaian
Dengan penerapan sistem rekening baru ini, proses pencairan TPG untuk penerima baru memerlukan beberapa tahapan tambahan.
Hal ini berbeda dengan penerima lama yang sudah memiliki data valid dan terintegrasi, sehingga pencairannya dapat dilakukan secara rutin setiap bulan.
Kesimpulan
Langkah Kemenag Jawa Tengah dalam membuka rekening kolektif bagi calon penerima TPG menjadi upaya penting untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi penyaluran tunjangan.
Dengan sistem yang lebih terintegrasi dan minim kesalahan, diharapkan pencairan TPG ke depan dapat berjalan lebih lancar, tepat sasaran, dan tanpa kendala administratif.
Sumber : https://jateng.kemenag.go.id/

Komentar