Ekonomi Informasi
Beranda / Informasi / Pasar Saham Menguat, Ini 5 Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

Pasar Saham Menguat, Ini 5 Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

Pasar Saham Menguat, Ini 5 Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini
Pasar Saham Menguat, Ini 5 Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

Pergerakan pasar saham domestik kembali menjadi sorotan pelaku investasi di tengah sentimen positif dari dalam dan luar negeri.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif setelah ditutup menguat pada perdagangan Rabu (1/4).

IHSG naik sebesar 1,93% dan bertengger di level 7.184,44. Kenaikan ini mencerminkan kembali meningkatnya minat pelaku pasar terhadap saham-saham di Bursa Efek Indonesia.



Saham Penggerak dan Penekan Indeks

Penguatan IHSG didorong oleh lonjakan signifikan pada saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yang melejit 21,60%.

Selain itu, saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turut menguat 2,94% dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 4,76%.

Namun, tidak semua saham bergerak positif. Tekanan datang dari PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) yang turun 3,58%, PT Bank Mega Tbk (MEGA) melemah 6,59%, serta PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang terkoreksi 5,76%.

Investor Asing Masih Lakukan Aksi Jual

Meskipun IHSG menguat, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih.

Nilai net sell mencapai Rp162,85 miliar di pasar reguler dan Rp165,50 miliar di seluruh pasar, menandakan masih adanya kehati-hatian dari investor global.



Performa Sektoral Didominasi Zona Hijau

Secara sektoral, mayoritas sektor mencatatkan penguatan dengan 10 dari 11 sektor berada di zona hijau.

Sektor industri menjadi yang paling unggul dengan kenaikan 6,11%, sementara sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang mengalami koreksi tipis sebesar 0,20%.

Sentimen Positif dari Pasar Global

Kinerja pasar global turut memberikan dorongan positif. Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat, di mana Dow Jones naik 0,48% ke 46.565, S&P 500 menguat 0,72% ke 6.575, dan Nasdaq meningkat 1,16% ke 21.840.

Optimisme pasar dipicu oleh harapan terhadap langkah Presiden AS Donald Trump dalam meredakan konflik Iran dalam waktu dekat.

Sejalan dengan itu, indeks MSCI Indonesia menguat 1,44%, meskipun ETF Indonesia (EIDO) mengalami penurunan tipis 0,06%. Informasi ini dilansir dari laman cnbcindonesia.com

Kinerja dan Prospek Emiten Unggulan

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menargetkan pertumbuhan kinerja yang lebih tinggi pada 2026.

Perusahaan membidik pendapatan sebesar Rp5,10 triliun dari sebelumnya Rp4,27 triliun pada 2025. Laba bersih diproyeksikan meningkat menjadi Rp700 miliar dari Rp623,57 miliar.

Untuk kuartal I-2026, pendapatan diperkirakan berada di kisaran Rp1,1 triliun hingga Rp1,2 triliun. Kinerja positif ini didukung oleh pertumbuhan permintaan domestik, efisiensi produksi, serta strategi diversifikasi produk.

Secara teknikal, saham IMPC masih berpotensi melanjutkan tren kenaikan menuju level Rp2.400.



Kebijakan Dividen TEBE Jadi Sorotan

PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) berencana membagikan dividen sebesar Rp200,46 miliar, meskipun laba bersih 2025 relatif stabil di Rp132,73 miliar.

Dividen per saham diperkirakan naik signifikan menjadi Rp156 dibandingkan Rp50 pada tahun sebelumnya.

Rasio pembagian dividen mencapai 151,03%, yang berdampak pada penurunan saldo laba ditahan sebesar Rp70 miliar. Jadwal cum dividen di pasar reguler ditetapkan pada 8 April, sementara pembayaran dilakukan pada 24 April.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Berikut beberapa rekomendasi saham dari Mega Capital Sekuritas:

  • BIPI: Buy 208–212 | TP 220–230 | SL 196
  • MDKA: Buy 3290–3330 | TP 3390–3450 | SL 3130
  • IMPC: Buy 2230–2260 | TP 2330–2400 | SL 2100
  • GOTO: Buy 51–53 | TP 55–56 | SL 50
  • HRTA: Buy 2510–2530 | TP 2600–2650 | SL 2380

Kesimpulan

Penguatan IHSG menunjukkan sentimen pasar yang mulai membaik, didukung oleh kinerja saham unggulan dan sentimen positif global.

Meski demikian, aksi jual investor asing masih menjadi faktor yang perlu dicermati.

Dengan berbagai rekomendasi saham yang ada, investor diharapkan tetap mempertimbangkan profil risiko dan strategi investasi masing-masing sebelum mengambil keputusan.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan