Informasi
Beranda / Informasi / Panduan Lengkap Bacaan dan Tugas Bilal Saat Salat Idul Fitri

Panduan Lengkap Bacaan dan Tugas Bilal Saat Salat Idul Fitri

Panduan Lengkap Bacaan dan Tugas Bilal Saat Salat Idul Fitri
Panduan Lengkap Bacaan dan Tugas Bilal Saat Salat Idul Fitri

Salat Idul Fitri merupakan ibadah khusus yang dilaksanakan setiap tanggal 1 Syawal oleh umat Islam, setelah sebulan penuh menjalankan puasa Ramadan.

Berbeda dengan salat wajib lima waktu, salat hari raya ini tidak dimulai dengan azan atau iqamah.

Sebagai gantinya, bilal atau muraqqi bertugas mengumandangkan seruan khusus untuk mengajak jamaah bersiap melaksanakan salat berjamaah, dengan kalimat umum:

الصَّلَاةَ جَامِعَةً (As-shalātu jāmi‘ah) – “Mari melaksanakan salat berjamaah.”

Peran bilal dijelaskan dalam literatur fikih, termasuk kitab Al-Muhadzdzab dan syarahnya Al-Majmu’, yang menyebutkan bahwa bilal bertugas memanggil jamaah sekaligus memastikan kelancaran rangkaian ibadah sebelum dan sesudah salat. Dilansir dari laman uipublishing.id



Urutan Bacaan Bilal Sebelum Salat Idul Fitri

Sebelum imam memulai salat, bilal berdiri di depan jamaah untuk menyerukan ajakan mengikuti salat sunnah Idul Fitri dua rakaat.

Bacaan bilal antara lain:

Arab:
اَللهُ أَكْبَرُ … صَلُّوْا سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً …

Latin:
Allāhu akbar (6x), Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar, Allāhu akbar walillāhil hamd.
Shollū sunnatal li’īdil fithri rak’ataini jāmi’ata rahimakumullāh (2x).
Ash-shalāta jāmi’ah.

Seruan ini bertujuan agar jamaah merapatkan barisan dan mempersiapkan diri mengikuti salat berjamaah.



Tugas Bilal Setelah Salat Idul Fitri

Setelah dua rakaat salat Idul Fitri selesai, khutbah dilanjutkan.

Bilal memiliki peran penting untuk menjaga ketertiban dan mengingatkan jamaah agar memperhatikan khutbah. Bacaan yang umum dilantunkan:

Arab:
اَللهُ أَكْبَرُ … يَا مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ …

Latin:
Allāhu akbar (3x), Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar, Allāhu akbar walillāhil hamd.
Yā ma’āsyiral muslimīna wa zumratal mu’minīna rahimakumullāh…

Seruan ini mengingatkan jamaah bahwa Idul Fitri adalah hari kemenangan dan mengajak untuk mendengarkan khutbah dengan khusyuk.

Doa Bilal Saat Penyerahan Tongkat Kepada Khatib

Sebelum khatib naik mimbar, bilal terkadang membaca doa sebagai permohonan keselamatan dan keberkahan bagi umat Islam:

Arab:
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ مُحَمَّدٍ …

Latin:
Allohumma sholli ‘ala muhammadin, Allohumma sholli ‘ala sayyidina muhammadin…

Doa ini memohon keberkahan bagi Nabi Muhammad, penguatan agama, serta kebaikan bagi umat Muslim.



Peran Bilal Saat Khutbah Idul Fitri

Saat khatib memberikan khutbah, bilal kembali membaca takbir dan selawat, termasuk:

Arab:
اَللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىٰ اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Latin:
Allāhumma shalli ‘alā sayyidinā Muhammadin wa ‘alā āli sayyidinā Muhammad.

Selawat ini menambah kekhidmatan dan keberkahan dalam rangkaian khutbah Idul Fitri.



Kesimpulan

Menjadi bilal pada salat Idul Fitri bukan sekadar tugas teknis, tetapi pelayanan penting dalam menjaga kelancaran dan kekhusyukan ibadah.

Dengan memahami bacaan Arab dan Latin serta tugas bilal, para pemuda atau petugas masjid dapat menjalankan amanah ini dengan percaya diri.

Setelah salat dan khutbah selesai, jamaah biasanya bersalaman sebagai simbol memaafkan dan mempererat ukhuwah di hari kemenangan.

(Sumber: uipublishing.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan