Menunaikan ibadah haji dan umrah merupakan impian setiap Muslim yang ingin menyempurnakan rukun Islam serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Perjalanan ini bukan hanya membutuhkan kesiapan fisik dan materi, tetapi juga bekal ilmu serta pemahaman tentang tata cara ibadah yang benar.
Ibadah haji dan umrah bukan hanya sekadar perjalanan menuju Tanah Suci secara fisik, tetapi juga merupakan perjalanan spiritual yang penuh dengan doa dan zikir.
Dalam setiap rangkaian ibadah, terdapat bacaan khusus yang dianjurkan untuk diamalkan oleh para jamaah.
Berdasarkan panduan dalam buku Doa dan Zikir Manasik Haji dan Umrah yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah RI, doa menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan, mulai dari sebelum keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
Oleh karena itu, memahami dan mengamalkan doa-doa ini sangat dianjurkan agar ibadah semakin khusyuk dan bermakna.
Doa Sebelum Keluar Rumah
Sebelum memulai perjalanan menuju Tanah Suci, jamaah dianjurkan membaca doa untuk memohon perlindungan dan kebaikan:
Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ الْبَلْدَةِ وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا
Latin:
Allahumma inni as’aluka khaira hadzihil baladah wa khaira ma fiha wa a’udzu bika min syarriha wa syarri ma fiha.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kebaikan negeri ini dan segala yang ada di dalamnya, serta berlindung dari keburukan dan apa yang ada di dalamnya.”
Doa Saat Naik Kendaraan atau Pesawat
Ketika memulai perjalanan, jamaah dianjurkan membaca doa berikut sebagai bentuk rasa syukur:
Arab:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ
Latin:
Bismillahirrahmanirrahim. Subhanalladzi sakhkhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin. Wa inna ila rabbina lamunqalibun.
Artinya:
“Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami akan kembali.”
Niat Haji dan Umrah
Niat merupakan langkah awal yang sangat penting dalam menjalankan ibadah.
Niat Umrah
Arab:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Latin:
Labbaikallahumma ‘umratan
Artinya:
“Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berumrah.”
Niat Haji
Arab:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ حَجًّا
Latin:
Labbaikallahumma hajjan
Artinya:
“Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji.”
Bacaan Talbiyah
Talbiyah merupakan zikir utama yang terus dibaca selama pelaksanaan haji dan umrah:
Arab:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ
لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ
إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ
لَا شَرِيكَ لَكَ
Latin:
Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk, la syarika lak.
Artinya:
“Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, tiada sekutu bagi-Mu. Segala puji, nikmat, dan kekuasaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.”
Doa Saat Melihat Ka’bah
Melihat Ka’bah menjadi momen istimewa yang dianjurkan untuk memperbanyak doa:
Arab:
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً
Latin:
Allahumma zid hadzal baita tasyriifan wa ta’dhiiman wa takriiman wa mahaabah.
Artinya:
“Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada Baitullah ini.”
Doa Saat Tawaf
Selama tawaf, jamaah dianjurkan memperbanyak doa, salah satunya:
Arab:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً
وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Rabbana atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, waqina adzaban nar.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan di akhirat serta lindungi kami dari siksa neraka.”
Doa Saat Sa’i antara Shafa dan Marwah
Sa’i melambangkan usaha dan perjuangan yang diiringi dengan doa:
Arab:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَتَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمُ
Latin:
Allahummaghfir warham watajawaz amma ta’lam.
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, dan maafkanlah apa yang Engkau ketahui.”
Doa Saat Wukuf di Arafah
Wukuf merupakan puncak ibadah haji, dan dianjurkan membaca doa terbaik berikut:
Arab:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ
لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ
وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin:
La ilaha illallah wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu, wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir.
Artinya:
“Tiada Tuhan selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Doa Setelah Tahallul
Setelah mencukur rambut, jamaah dianjurkan memanjatkan doa berikut:
Arab:
اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُورًا وَذَنْبًا مَغْفُورًا
Latin:
Allahummaj’alhu hajjan mabruran wa dzanban maghfuran.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah haji ini haji yang mabrur dan dosa yang diampuni.”
Pentingnya Doa dalam Ibadah Haji dan Umrah
Dalam panduan manasik tersebut dijelaskan bahwa doa merupakan inti dari seluruh rangkaian ibadah haji dan umrah.
Setiap tahapan dianjurkan untuk diawali, diiringi, dan diakhiri dengan doa agar ibadah semakin sempurna.
Doa tidak hanya menjadi bentuk permohonan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai sarana mendekatkan diri serta memperkuat keimanan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Dilansir dari laman cahaya.kompas.com
Kesimpulan
Doa memiliki peran yang sangat penting dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah.
Dengan memahami dan mengamalkan doa-doa yang dianjurkan di setiap tahapan, jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan penuh makna.
Selain itu, doa juga menjadi bentuk komunikasi langsung dengan Allah SWT yang memperkuat spiritualitas serta meningkatkan kualitas ibadah.
Oleh karena itu, penting bagi setiap jamaah untuk mempelajari dan mengamalkan doa-doa tersebut sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah haji dan umrah.
Sumber : https://cahaya.kompas.com/










