Pergerakan penumpang kereta api di wilayah Sumatera Utara mengalami perubahan seiring mendekatnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumut menunjukkan adanya perbedaan pola arus penumpang di sejumlah stasiun utama.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan dalam empat hari terakhir Stasiun Medan menjadi titik keberangkatan dengan jumlah penumpang tertinggi. Sebanyak 13.376 penumpang tercatat berangkat dari stasiun tersebut, sementara jumlah kedatangan mencapai 11.872 orang.
Sebaliknya, kondisi berbeda terlihat di Stasiun Rantauprapat dan Stasiun Tanjungbalai, di mana jumlah penumpang yang datang lebih banyak dibandingkan yang berangkat. Di Stasiun Rantauprapat, tercatat 3.858 penumpang tiba dan 3.120 orang berangkat. Sementara di Stasiun Tanjungbalai, jumlah kedatangan mencapai 3.245 penumpang dan keberangkatan sebanyak 2.554 orang.
Anwar menyebut fenomena ini menunjukkan adanya pergerakan masyarakat dari kota menuju daerah. “Ini menunjukkan banyak pekerja di Kota Medan dan sekitar yang memanfaatkan libur panjang untuk pulang kampung, dan mengawali puasa di bulan Ramadan 2026 bersama keluarga,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Secara keseluruhan, KAI Sumut mencatat sekitar 35,2 ribu penumpang menggunakan kereta api dalam periode Jumat hingga Senin. Untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan tersebut, KAI juga menyediakan sekitar 42,8 ribu tiket atau tempat duduk untuk keberangkatan pada 13 hingga 17 Februari 2026.

Komentar