Aksi penjambretan terjadi saat seorang warga tengah membeli semangka di kawasan Mandala, Medan. Dua pelaku tiba-tiba datang dan langsung merampas telepon genggam milik korban sebelum melarikan diri. Kejadian itu sontak memicu kejar-kejaran antara pelaku dengan korban serta warga sekitar hingga ke Jalan Sejahtera simpang Mandala.
Saksi mata di lokasi kejadian, Lubis, mengatakan peristiwa tersebut berlangsung cepat saat korban sedang berbelanja.
“Itu ada pembeli, ya udah jambret langsung datang ke sini, di jambret, langsung pergi. Gitu aja,” ujarnya saat di wawancarai, Senin (23/02/2026).
Menurutnya, pelaku berjumlah dua orang dan langsung merampas ponsel korban tanpa basa-basi.
“Iya, merampas gitu aja. Ada dua orang,” ujarnya.
Korban yang terkejut langsung berteriak dan mengejar pelaku. Warga yang berada di sekitar lokasi turut membantu melakukan pengejaran hingga ke Jalan Sejahtera simpang Mandala.
“Dikejar lah Bang, namanya maling kan dikejar kan,” ungkapnya.
Dalam pengejaran tersebut, pelaku akhirnya berhasil diamankan warga dan sempat menjadi sasaran amukan massa. Meski ponsel korban berhasil direbut kembali, kondisinya mengalami kerusakan parah.
“Kembali, kembali. Dapat, dapat. Cuman kayaknya rusak Bang, pecah,” ujarnya.
Lubis juga menyebut korban terlihat sangat syok usai kejadian, terlebih sempat bersentuhan langsung dengan pelaku saat mempertahankan barangnya.
“Shock kali . Langsung dikejar, sempat nyangkut pun apa sama pelakunya,” ungkapnya.
Terkait tindak lanjut kasus tersebut, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana kelanjutan penanganannya.
“Kurang tahu Bang. Soalnya habis kejadian saya tengok gak ada. Dikejar dikit gak nampak, ya ke sana balik lagi ke sini. Gak tau lanjutannya gimana Bang. Gak nampak lagi,” pungkasnya.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi kejahatan jalanan yang bisa terjadi secara tiba-tiba, bahkan saat sedang berbelanja di siang hari.

Komentar