Pergerakan pasar saham Indonesia kembali menunjukkan kinerja positif pada perdagangan terbaru. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatat penguatan signifikan yang mencerminkan meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi dan pasar modal dalam negeri. Penguatan ini juga didukung oleh kenaikan sejumlah saham unggulan dari berbagai sektor industri.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, mayoritas saham yang diperdagangkan berada di zona hijau. Selain IHSG, beberapa indeks utama lainnya juga ikut mengalami kenaikan yang cukup kuat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sentimen positif sedang mendominasi perdagangan saham di pasar modal Indonesia.
Kenaikan indeks ini juga tidak terlepas dari kontribusi sejumlah emiten besar, termasuk saham-saham berkapitalisasi besar di sektor perbankan serta perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45. Aktivitas perdagangan yang ramai dengan nilai transaksi yang besar turut memperkuat momentum penguatan IHSG pada hari tersebut.
Pergerakan IHSG Menguat Tajam pada Penutupan Perdagangan
Di lansir dari laman moneykompas, Indeks pasar saham Indonesia mencatat kinerja positif pada perdagangan Rabu (8/4/2026). Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup menguat signifikan setelah naik 308,18 poin atau sekitar 4,42 persen sehingga berada di level 7.279,21.
Pada awal sesi perdagangan, IHSG dibuka di posisi 7.162,41. Angka ini lebih tinggi dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya yang berada di level 6.971,03. Sepanjang hari perdagangan, indeks sempat mencapai titik tertinggi di 7.281,86 dan terendah di 7.118,58.
Aktivitas transaksi di pasar saham juga cukup ramai. Total volume perdagangan tercatat mencapai 40,22 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp22,58 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan mencapai sekitar 2,397 juta kali dengan kapitalisasi pasar menyentuh angka Rp12.748 triliun.
Mayoritas Saham Bergerak di Zona Hijau
Pergerakan pasar pada hari tersebut didominasi oleh penguatan saham. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 652 saham mengalami kenaikan harga. Sementara itu, 108 saham tercatat melemah dan 198 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.
Sejumlah indeks utama di pasar saham Indonesia juga ikut mencatat penguatan yang cukup signifikan. Indeks LQ45 naik 31,96 poin atau sekitar 4,55 persen ke level 733,62. Selain itu, IDX30 turut menguat sebesar 16,64 poin atau 4,35 persen menjadi 398,78.
Indeks Saham Syariah Turut Menguat
Kinerja positif tidak hanya terjadi pada indeks utama, tetapi juga pada indeks saham berbasis syariah. Jakarta Islamic Index (JII) mengalami kenaikan sebesar 23,74 poin atau sekitar 5 persen hingga berada di level 498,16.
Selain itu, Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) juga menguat 11,11 poin atau 4,45 persen ke level 260,64. Sementara indeks JII70 mencatat kenaikan 8,72 poin atau sekitar 4,82 persen ke posisi 189,49.
Seluruh Sektor Saham Kompak Menguat
Dari sisi sektoral, hampir seluruh sektor di bursa mencatatkan kinerja positif. Sektor bahan baku menjadi sektor dengan penguatan terbesar, yakni mencapai 8,79 persen. Sektor infrastruktur juga menunjukkan kinerja yang solid dengan kenaikan sebesar 6,27 persen, diikuti sektor perindustrian yang naik 6,06 persen.
Selain itu, sektor teknologi mencatat kenaikan 4,19 persen, sementara sektor barang konsumen siklikal naik 4,39 persen. Sektor energi juga ikut bergerak positif dengan kenaikan sebesar 3,85 persen.
Sektor properti meningkat 3,56 persen dan sektor transportasi bertambah 3,37 persen. Sementara itu, sektor barang konsumen non-siklikal naik 3,12 persen dan sektor keuangan menguat 2,63 persen. Adapun sektor kesehatan menjadi sektor dengan kenaikan paling kecil, yakni sebesar 1,85 persen.
Saham LQ45 dengan Kenaikan Tertinggi
Di kelompok saham unggulan, sejumlah emiten mencatat kenaikan harga yang cukup signifikan. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi salah satu yang mencatat lonjakan terbesar dengan kenaikan 20,89 persen hingga berada di level Rp1.765 per saham.
Selanjutnya, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 13,45 persen ke harga Rp5.525 per saham. Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) juga menguat 12,23 persen menjadi Rp780 per saham. Selain itu, saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 10,25 persen ke level Rp3.120. Sementara itu, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) ikut mencatat kenaikan sebesar 9,03 persen hingga berada di harga Rp785.
Daftar Saham yang Mengalami Penurunan
Di sisi lain, terdapat beberapa saham yang mengalami penurunan harga pada perdagangan hari tersebut. Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menjadi salah satu yang melemah paling dalam dengan penurunan sebesar 4,60 persen ke level Rp1.555.
Kemudian saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 3,32 persen menjadi Rp10.200. Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga mengalami koreksi sebesar 2,39 persen ke level Rp2.860. Selain itu, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) tercatat turun 1,78 persen sehingga berada di harga Rp26.175.
Saham Perbankan Besar Ikut Menguat
Saham-saham perbankan berkapitalisasi besar atau kategori blue chip juga mencatat pergerakan positif pada perdagangan hari tersebut.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 3,85 persen hingga berada di harga Rp6.750. Kemudian saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 3,41 persen menjadi Rp3.340.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga mengalami kenaikan sebesar 3,55 persen sehingga mencapai Rp4.670 per saham. Di antara bank-bank besar tersebut, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat kenaikan paling tinggi, yakni sebesar 7,69 persen ke level Rp3.780.
Kesimpulan
Perdagangan saham pada Rabu (8/4/2026) menunjukkan sentimen positif di pasar modal Indonesia. Penguatan tajam Indeks Harga Saham Gabungan mencerminkan optimisme investor yang terlihat dari dominasi saham yang berada di zona hijau.
Selain itu, hampir seluruh sektor saham turut mencatat kenaikan, termasuk sektor bahan baku, infrastruktur, hingga teknologi. Beberapa saham unggulan seperti BRPT, AMMN, dan MBMA menjadi penggerak utama penguatan indeks. Sementara itu, saham perbankan besar juga ikut memberikan kontribusi terhadap kenaikan IHSG pada hari tersebut.
Sumber :
https://money.kompas.com/read/2026/04/08/163834726/ihsg-ditutup-melejit-442-persen-ke-7279-mayoritas-saham-menghijau

Komentar