Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah pada penutupan sesi I perdagangan Kamis (9/4/2026). IHSG turun sebesar 11,17 poin atau 0,15% ke level 7.268,03, setelah bergerak fluktuatif di kisaran 7.191 hingga 7.290.
Meski IHSG loyo, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers. Bahkan, ada saham yang berhasil menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Pergerakan IHSG dan Aktivitas Perdagangan
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (IDX), total volume perdagangan mencapai 16,63 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 8,84 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1.334.481 kali.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan:
- 275 saham menguat
- 360 saham melemah
- 173 saham stagnan
Sementara itu, saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 ikut terkoreksi tipis sebesar 0,18%.
Mayoritas Sektor Melemah
Sebagian besar sektor saham mengalami tekanan pada sesi I. Penurunan terdalam terjadi pada:
- Sektor perindustrian turun 1,75%
- Sektor keuangan melemah 0,77%
- Sektor kesehatan turun 0,75%
- Sektor teknologi terkoreksi 0,62%
- Sektor barang konsumsi primer melemah 0,61%
Namun, beberapa sektor masih mencatatkan penguatan, di antaranya:
- Sektor energi naik 1,18%
- Sektor barang konsumsi non primer menguat 0,72%
- Sektor transportasi naik 0,63%
Bursa Asia Kompak Melemah
Sentimen negatif juga datang dari pasar Asia yang bergerak di zona merah. Indeks utama seperti:
- Nikkei Jepang turun 0,8%
- Shanghai Composite melemah 0,89%
- Straits Times Singapura turun 0,36%
- Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,36%
5 Saham Top Gainers, Ada yang Tembus ARA
Di tengah pelemahan IHSG, lima saham justru mencuri perhatian karena lonjakan harga yang signifikan, berkisar antara 17% hingga 30%.
Beberapa di antaranya adalah:
- PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) melonjak 24,66% ke Rp 364 dan menyentuh ARA
- PT Citatah Tbk (CTTH) melesat 30,99% ke Rp 93
- PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) naik 27,47% ke Rp 116
- PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) menguat 18,68% ke Rp 108
- PT The Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) naik 17,74% ke Rp 2.920
Daftar Saham Top Losers
Di sisi lain, beberapa saham mengalami penurunan tajam dan masuk dalam daftar top losers, yaitu:
- PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) turun 13,74% ke Rp 1.350
- PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) melemah 11,38% ke Rp 109
- PT Ifishdeco Tbk (IFSH) turun 8,31% ke Rp 2.980
- PT MD Entertainment Tbk (FILM) terkoreksi 7,89% ke Rp 2.570
- PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) melemah 6,6% ke Rp 99
Kesimpulan
Meski IHSG mengalami tekanan pada sesi I perdagangan hari ini, peluang cuan tetap terbuka lebar di sejumlah saham tertentu. Lonjakan signifikan pada saham-saham lapis dua dan tiga menunjukkan bahwa investor masih aktif berburu peluang di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

Komentar