Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Saham DEWA Siap Meledak! Potensi Kenaikan Tembus 50%

Saham DEWA Siap Meledak! Potensi Kenaikan Tembus 50%

Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) tengah menjadi sorotan investor. Meski masih berada dalam tren penurunan minor (downtrend), sejumlah analis melihat adanya peluang besar untuk rebound dengan potensi kenaikan signifikan.

Rekomendasi beli (buy) pun mulai bermunculan, terutama untuk perdagangan Rabu (8/4/2026), dengan proyeksi kenaikan harga yang bisa melampaui 50% dalam jangka menengah.



Rekomendasi Trading dan Level Penting Saham DEWA

Berdasarkan analisis teknikal dari Henan Putihrai Sekuritas, investor dapat mempertimbangkan entry di kisaran harga Rp462 hingga Rp476.

Untuk target jangka pendek, harga saham DEWA diproyeksikan bergerak ke level Rp525–Rp530. Namun, penting untuk tetap memperhatikan manajemen risiko dengan menetapkan batas cut loss di area Rp446–Rp448.

Pada perdagangan terbaru di Bursa Efek Indonesia, saham DEWA tercatat menguat sekitar 6,09% dan berada di level Rp505, menunjukkan adanya minat beli yang mulai meningkat.

Kinerja Perusahaan Masih Solid di Tengah Tantangan

Dalam paparan kinerja (earnings call) tahun 2025, manajemen DEWA menyampaikan bahwa performa perusahaan masih berada di jalur yang positif.

Faktor cuaca yang tidak seburuk tahun sebelumnya menjadi salah satu penopang kinerja, meskipun proyek Bengalon milik PT Kaltim Prima Coal sempat terdampak curah hujan yang lebih tinggi dari perkiraan.



Peluang Proyek Baru Dorong Pertumbuhan

Selain proyek yang sudah berjalan, DEWA juga mengincar peluang dari dua proyek potensial baru:

  • Proyek batu bara di Kalimantan Selatan
    Diperkirakan menghasilkan 1,4 juta ton batu bara pada 2026 atau sekitar 8% dari total produksi tahun sebelumnya, dengan stripping ratio di kisaran 10–11 kali.
  • Proyek nikel di Sulawesi
    Aktivitas pengerjaan diprediksi meningkat, termasuk di proyek milik PT Arutmin Indonesia, seiring bertambahnya jarak pengerjaan.

Langkah ekspansi ini menunjukkan upaya perusahaan untuk tidak hanya bergantung pada proyek dalam Grup Bumi Resources, tetapi juga memperluas portofolio klien.

Target Produksi 2026 Meningkat

Untuk tahun 2026, DEWA menargetkan volume overburden mencapai 150–160 juta bcm. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 8% hingga 15% dibandingkan realisasi tahun 2025 yang sebesar 139 juta bcm.

Sementara itu, produksi batu bara diproyeksikan tetap stabil atau sedikit meningkat dari capaian 17 juta ton pada tahun sebelumnya.



Target Harga Rp800, Potensi Cuan Lebih dari 50%

Analis dari Samuel Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi buy untuk saham DEWA dengan target harga mencapai Rp800 per saham.

Jika dibandingkan dengan harga saat ini, potensi kenaikan tersebut bisa melampaui 50%, menjadikan DEWA sebagai salah satu saham dengan peluang cuan menarik.

Optimisme ini didukung oleh revisi proyeksi pertumbuhan laba (CAGR) periode 2025–2027 dari sebelumnya 70% menjadi 94%.

Katalis Positif dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Prospek cerah DEWA juga didorong oleh beberapa katalis, antara lain:

  • Penambahan klien baru di luar Grup BUMI
  • Diversifikasi proyek, tidak hanya di sektor batu bara
  • Potensi penemuan sumber daya emas di Gayo, Aceh

Namun, investor tetap perlu mewaspadai sejumlah risiko, seperti:

  • Pertumbuhan volume yang lebih lambat dari ekspektasi
  • Keterlambatan pengiriman alat berat
  • Proses pengembangan proyek emas yang memakan waktu lebih lama



Kesimpulan

Saham DEWA menawarkan peluang menarik di tengah kondisi teknikal yang mulai membaik dan prospek fundamental yang kuat. Dengan target harga hingga Rp800, saham ini berpotensi memberikan return lebih dari 50%.

Meski demikian, investor tetap disarankan untuk memperhatikan level risiko serta melakukan strategi manajemen modal yang disiplin sebelum mengambil keputusan investasi.

Sumber : https://investor.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan