Informasi
Beranda / Informasi / Tes Seleksi Kompetensi Manajer Koperasi Merah Putih: Jenis, Sistem, dan Penilaiannya

Tes Seleksi Kompetensi Manajer Koperasi Merah Putih: Jenis, Sistem, dan Penilaiannya

Tes Seleksi Kompetensi Manajer Koperasi Merah Putih: Jenis, Sistem, dan Penilaiannya
Tes Seleksi Kompetensi Manajer Koperasi Merah Putih: Jenis, Sistem, dan Penilaiannya

Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih tahun 2026 telah memasuki tahapan krusial, yaitu Seleksi Kompetensi yang menjadi faktor utama dalam menentukan kelulusan peserta.

Pada tahap ini, peserta akan mengikuti ujian berbasis sistem Computer Assisted Test (CAT) dari BKN yang dikenal transparan dan objektif dalam proses penilaiannya.

Seleksi tidak hanya menguji kemampuan dasar, tetapi juga kesiapan peserta dalam bidang manajerial sesuai jabatan yang dilamar.



Jenis Tes dalam Seleksi Kompetensi

Seleksi Kompetensi terdiri dari dua jenis tes utama yang harus diikuti oleh peserta, yaitu:

  • Tes Potensi Kognitif
  • Tes Manajemen Koperasi

Kedua tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir sekaligus pemahaman peserta terhadap pengelolaan koperasi.

Tes Potensi Kognitif dan Subtesnya

Tes Potensi Kognitif menjadi bagian utama dalam seleksi ini, dengan total enam subtes yang meliputi:

  • Kemampuan bahasa
  • Kemampuan berhitung
  • Pengetahuan umum
  • Pola gambar
  • Abstraksi ruang
  • Analisis bentuk

Seluruh rangkaian tes ini dikerjakan dalam waktu sekitar 50 menit.

Peserta harus mencapai nilai ambang batas (passing grade) minimal 110 agar dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.



Sistem Penilaian dan Kelulusan

Peserta yang berhasil melampaui nilai ambang batas akan diperingkat berdasarkan nilai tertinggi.

Selanjutnya, hanya peserta dengan peringkat terbaik sebanyak tiga kali jumlah formasi yang akan lolos ke tahap berikutnya.

Jika terdapat nilai yang sama, maka penentuan kelulusan dilakukan dengan urutan sebagai berikut:

  • Nilai Tes Manajemen Koperasi tertinggi
  • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi
  • Usia peserta yang lebih tua

Apabila seluruh kriteria tersebut masih sama, maka peserta tetap dinyatakan lolos.

Perlu diketahui bahwa tahapan ini bersifat menggugurkan dan hasilnya akan diumumkan secara terbuka.

Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT)

Peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi akan melanjutkan ke tahap Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT).

Tahapan ini juga bersifat menggugurkan dan meliputi:

  • Tes Mental Ideologi
  • Uji Pemeriksaan Kesehatan



Tes Mental Ideologi

Tahap ini terdiri dari:

  • Pengisian data diri
  • Tes tertulis
  • Wawancara

Uji Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan mencakup:

  • Pemeriksaan fisik
  • Tes laboratorium (darah dan urine)
  • Pemeriksaan radiologi
  • Elektrokardiogram (EKG)

Ketentuan Pelaksanaan SKT

Pelaksanaan SKT berada di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan.

Peserta diwajibkan membawa dokumen penting seperti SKCK, Kartu Ujian, dan KTP saat mengikuti tahapan ini.

Informasi terkait jadwal, lokasi, serta ketentuan pelaksanaan akan diumumkan secara resmi melalui portal yang telah ditentukan oleh panitia. Dirangkum dari laman kompas.tv



Kesimpulan

Seleksi Kompetensi Manajer Koperasi Merah Putih 2026 merupakan tahap penting yang menentukan kelulusan peserta melalui sistem yang transparan dan objektif.

Dengan adanya Tes Potensi Kognitif dan Tes Manajemen Koperasi, peserta diharapkan memiliki kemampuan analitis sekaligus pemahaman manajerial yang baik.

Selain itu, tahap lanjutan berupa SKT juga menjadi penentu akhir yang harus dipersiapkan dengan matang.

Oleh karena itu, pemahaman terhadap struktur tes dan mekanisme penilaian menjadi kunci utama untuk meraih hasil terbaik dalam seleksi ini.

Sumber : https://www.kompas.tv/info-publik/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan