Klub kebanggaan Kota Medan, PSMS Medan, kembali gagal membawa pulang poin setelah takluk saat bertandang ke markas FC Bekasi City. Laga berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah, Sabtu (28/2/2026)
Bekasi City memastikan kemenangan lewat gol yang dicetak Madon dan Ikhsan Chan. Sementara itu, PSMS hanya mampu membalas melalui eksekusi penalti Felipe Cadenazzi yang sempat memperkecil ketertinggalan.
Usai pertandingan, Pelatih PSMS Eko Purdjianto menyinggung sejumlah keputusan wasit yang dinilai memengaruhi fokus para pemainnya di lapangan.
“Sejak awal saya sudah bilang ke pemain agar respect ke wasit, tapi ada beberapa keputusan (wasit) yang membuyarkan pemain. Kita respect tapi ini jadi catatan kita, kita akan buat report ke komisi wasit,” ujarnya usai pertandingan.
Eko juga mempertanyakan mudahnya kartu diberikan kepada timnya, termasuk kartu merah yang diterima Zikri Ferdiansyah setelah dinilai melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan.
“Kenapa kartu begitu mudah diberikan kepada PSMS,” tuturnya.
Meski mengkritisi kepemimpinan pertandingan, Eko tetap mengakui bahwa hasil negatif ini tidak lepas dari performa timnya yang belum optimal. Ia menilai lawan tampil efektif memanfaatkan peluang.
“Ya kiper Bekasi tampil bagus, kita main bagus tapi tidak bisa cetak gol, sementara mereka bisa manfaatkan kelengahan kita,” katanya.
Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi PSMS. Pada laga sebelumnya, tim berjuluk Ayam Kinantan itu juga harus mengakui keunggulan Persekat Tegal dengan skor 2-0. Hingga kini, PSMS masih bertahan di papan tengah klasemen dengan raihan 29 poin.

Komentar