Puasa Syawal adalah ibadah sunah yang dianjurkan bagi umat Islam untuk dikerjakan selama enam hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Pelaksanaan puasa ini dimulai sejak tanggal 2 Syawal dan dapat dilakukan secara berurutan maupun terpisah sesuai kemampuan.
Jadwal Puasa Syawal 2026
Untuk tahun 2026, awal bulan Syawal masih menunggu hasil sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 H oleh pemerintah. Namun, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Dengan demikian, puasa Syawal sudah bisa mulai dilaksanakan sejak 2 Syawal.
Bacaan Niat Puasa Syawal
Berikut adalah bacaan niat puasa Syawal lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwali lillahi ta’âlâ.
Artinya:
“Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah.”
Keutamaan Puasa Syawal
Anjuran menjalankan puasa enam hari di bulan Syawal didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Muslim. Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa orang yang berpuasa Ramadhan lalu melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal akan mendapatkan pahala seperti berpuasa sepanjang tahun.
Selain itu, puasa Syawal memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:
- Menyempurnakan ibadah puasa Ramadhan
- Menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah
- Menjaga konsistensi ibadah setelah bulan Ramadhan
Hukum Puasa Syawal dan Qadha Puasa
Menurut penjelasan dari NU Online, puasa Syawal dianjurkan bagi umat Islam yang tidak memiliki utang puasa Ramadhan. Sementara bagi yang masih memiliki kewajiban mengganti puasa (qadha), sebaiknya didahulukan terlebih dahulu.
Bagi orang yang masih memiliki utang puasa karena alasan seperti sakit atau bepergian (musafir), hukum puasa Syawal bisa menjadi makruh jika dikerjakan sebelum melunasi kewajiban tersebut. Bahkan, puasa Syawal bisa menjadi tidak diperbolehkan apabila seseorang sengaja meninggalkan puasa wajib tanpa alasan yang dibenarkan.
Penutup
Puasa Syawal merupakan salah satu amalan sunah yang memiliki banyak keutamaan. Namun, penting untuk memastikan bahwa kewajiban puasa Ramadhan telah ditunaikan terlebih dahulu sebelum melaksanakan puasa sunah ini. Dengan begitu, ibadah yang dijalankan menjadi lebih sempurna dan bernilai di sisi Allah SWT.
Sumber : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260316151940-284-1338671/niat-puasa-syawal-2026-lengkap-bacaan-arab-latin-dan-artinya.

Komentar