Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT) Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2026 mulai menjadi perhatian para peserta yang lolos tahapan seleksi kompetensi. Banyak pelamar kini mencari informasi terkait lokasi tes SKT, jadwal pelaksanaan, hingga materi yang akan diujikan.
Berdasarkan pengumuman resmi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), SKT dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 31 Mei 2026. Peserta diwajibkan memantau informasi terbaru melalui portal resmi PHTC Panselnas untuk mengetahui lokasi ujian, pembagian sesi, serta waktu pelaksanaan tes.
Cara Cek Lokasi Tes SKT Koperasi Merah Putih 2026
Lokasi pelaksanaan SKT diumumkan secara bertahap melalui laman resmi Panselnas. Peserta dapat mengecek detail jadwal dan tempat ujian dengan langkah berikut:
- Buka situs resmi PHTC Panselnas di phtc.panselnas.go.id
- Klik menu “Pengumuman Seleksi PHTC”
- Pilih dokumen “Jadwal dan Lokasi Seleksi Kompetensi Tambahan Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih”
- Klik “Buka Dokumen”
- Informasi jadwal, sesi, dan lokasi tes akan muncul di layar
Panselnas mengingatkan seluruh peserta agar rutin mengecek portal resmi supaya tidak tertinggal perubahan jadwal maupun ketentuan terbaru.
Jadwal SKT Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan
Tahapan SKT menjadi seleksi terakhir dalam proses rekrutmen nasional SDM Koperasi Merah Putih 2026. Setelah pengumuman hasil seleksi kompetensi pada 17–19 Mei 2026, peserta yang lolos langsung mengikuti SKT mulai 20 Mei hingga 31 Mei 2026.
Jumlah peserta yang mengikuti SKT mencapai lebih dari 100 ribu orang dari seluruh Indonesia. Karena itu, pembagian sesi dan lokasi tes dilakukan secara bertahap sesuai wilayah masing-masing.
Materi Tes SKT Koperasi Merah Putih 2026
Seleksi Kompetensi Tambahan terdiri dari dua jenis pengujian utama, yakni Tes Mental Ideologi dan Uji Pemeriksaan Kesehatan.
1. Tes Mental Ideologi
Tes ini digunakan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap nilai kebangsaan dan integritas. Materi yang diujikan meliputi:
- Pengisian data pribadi
- Tes tertulis
- Wawancara
Penilaian difokuskan pada pemahaman peserta terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
2. Uji Pemeriksaan Kesehatan
Tahapan ini bertujuan memastikan peserta memiliki kondisi fisik dan mental yang memadai untuk menjalankan tugas sebagai manajer koperasi maupun pengelola kampung nelayan. Pemeriksaan meliputi:
- Pemeriksaan fisik
- Tes laboratorium darah dan urine
- Pemeriksaan radiologi
- Elektrokardiogram (EKG)
Tahapan kesehatan bersifat menggugurkan sehingga peserta harus memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan panitia.
Peserta Wajib Membawa SKCK
Dalam pelaksanaan SKT, peserta juga diwajibkan membawa Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai salah satu dokumen persyaratan. Selain itu, peserta diminta hadir lebih awal dan mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan panitia seleksi.
Rekrutmen Nasional Koperasi Merah Putih 2026
Program rekrutmen Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari program nasional pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa dan kawasan pesisir. Pemerintah membuka puluhan ribu formasi bagi lulusan D3 hingga S1 dengan sistem seleksi berbasis kompetensi dan transparansi.
Dengan persaingan yang cukup ketat, peserta diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari sisi materi tes maupun kondisi kesehatan sebelum mengikuti SKT.
Kesimpulan
Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT) Manajer Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih 2026 menjadi tahapan penting yang wajib diikuti peserta yang lolos seleksi sebelumnya. Peserta perlu segera mengecek lokasi tes, jadwal pelaksanaan, dan pembagian sesi melalui portal resmi PHTC Panselnas agar tidak tertinggal informasi terbaru. Selain mempersiapkan materi Tes Mental Ideologi, peserta juga harus menjaga kondisi kesehatan karena tahapan pemeriksaan kesehatan bersifat menggugurkan. Dengan persiapan yang matang, peluang untuk lolos menjadi bagian dari program nasional penguatan ekonomi desa dan pesisir akan semakin besar.

Komentar