Menghadapi arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyatakan seluruh armada angkutan telah dipersiapkan secara maksimal. Sebanyak 31 lokomotif dan 73 unit kereta dipastikan dalam kondisi siap jalan usai menjalani perawatan menyeluruh serta pemeriksaan keselamatan sejak awal Ramadan, Sabtu (28/02/2026).
Kesiapan tersebut difokuskan pada dua hal utama, yakni faktor keselamatan perjalanan dan ketepatan waktu keberangkatan maupun kedatangan, guna menjamin kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah Sumatera Utara selama musim mudik.
Proses perawatan intensif terlihat di Dipo Lokomotif Medan pada Selasa (24/2/2026). Tim teknis melakukan perawatan berkala triwulanan (P3) terhadap sejumlah armada, termasuk lokomotif CC201 04 04 dan BB303 84 04.
Pengecekan dilakukan secara detail pada berbagai komponen penting seperti rangka bawah, sistem pengereman, alat perangkai, ruang baterai, hingga sistem kelistrikan. Bahkan, perangkat suling lokomotif turut diuji untuk memastikan seluruh sistem berfungsi optimal saat beroperasi di lintasan.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa dari total lokomotif yang disiapkan, 11 unit merupakan jenis diesel hidrolik yang difungsikan untuk mendukung fleksibilitas operasional serta kebutuhan langsir di sejumlah stasiun.
Selain lokomotif, sebanyak 73 unit kereta juga telah dipersiapkan, termasuk 14 kereta pembangkit yang berperan penting dalam menjaga kenyamanan penumpang selama perjalanan.
“Seluruh sarana ini dipastikan telah menjalani standardisasi perawatan yang ketat demi meminimalkan potensi gangguan teknis di lapangan,” katanya.
Sistem pemeliharaan dilakukan secara berjenjang, mulai dari pemeriksaan rutin bulanan (P1) hingga perawatan tahunan (P12) yang terpusat di Dipo Lokomotif Medan dan Dipo Kereta Pulubrayan.
“Untuk pemeliharaan skala besar yang bersifat preventif seperti overhaul atau perawatan 48 bulanan, pengerjaannya dilaksanakan secara menyeluruh di Balai Yasa Pulubrayan,” pungkasnya.
Komitmen terhadap aspek keselamatan juga diperkuat melalui ramp check bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan pada awal Februari lalu. Hasil inspeksi tersebut menyatakan seluruh sarana yang akan dioperasikan memenuhi standar keselamatan untuk melayani penumpang selama periode Lebaran.

Komentar