Pentingnya Sistem Merit dalam Seleksi SDM Kopdes
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengingatkan pemerintah agar proses rekrutmen 35 ribu manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dilakukan secara profesional dengan mengedepankan sistem merit. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan kualitas sumber daya manusia yang benar-benar kompeten dan sesuai kebutuhan.
Tegas Tolak Praktik Titipan dalam Rekrutmen
Anggota DPR menegaskan bahwa proses seleksi tidak boleh diwarnai praktik “orang titipan” atau kepentingan tertentu. Rekrutmen harus berjalan transparan dan objektif agar menghasilkan manajer yang memiliki kemampuan manajerial yang baik.
Profesionalitas Jadi Kunci Keberhasilan Program Kopdes
Penerapan merit system dianggap sebagai kunci utama dalam membangun profesionalitas pengelolaan koperasi desa. Dengan sistem ini, kandidat yang terpilih benar-benar berdasarkan kompetensi, pengalaman, dan kualifikasi yang relevan.
Dukungan untuk Penguatan Ekonomi Desa
Program rekrutmen manajer Kopdes sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa melalui koperasi. Karena itu, DPR menilai kualitas manajer yang direkrut akan sangat menentukan keberhasilan program tersebut ke depan.
Harapan DPR untuk Rekrutmen yang Transparan dan Akuntabel
DPR berharap pemerintah dapat menjalankan proses seleksi secara terbuka, akuntabel, dan bebas intervensi. Dengan begitu, program Kopdes Merah Putih dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
Kesimpulan
Rekrutmen 35 ribu manajer Kopdes menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa. Namun, DPR menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada penerapan sistem merit yang menjunjung profesionalitas, transparansi, dan bebas dari praktik titipan.
Sumber : https://news.republika.co.id










