Kebijakan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah kini semakin banyak diterapkan di berbagai sektor. Hal ini didorong oleh kemajuan teknologi digital, kebutuhan efisiensi, hingga kondisi tertentu seperti kebijakan pemerintah atau situasi darurat kesehatan. Sistem kerja jarak jauh dinilai efektif dalam menjaga produktivitas tanpa harus selalu hadir di kantor.
Meski begitu, tidak semua jenis pekerjaan dapat dilakukan secara daring. Beberapa profesi tetap mengharuskan kehadiran fisik di lokasi kerja karena berkaitan langsung dengan pelayanan publik, operasional lapangan, penggunaan peralatan khusus, hingga kebutuhan interaksi tatap muka.
Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui jenis pekerjaan yang tidak wajib atau tidak memungkinkan menerapkan sistem WFH. Berikut ini daftar sektor pekerjaan yang umumnya tetap bekerja secara langsung meskipun kebijakan WFH diberlakukan.
Daftar Pekerjaan yang Tidak Wajib WFH
Mengacu pada kebijakan yang disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam Surat Edaran (SE), terdapat sejumlah bidang yang tidak diwajibkan menerapkan WFH. Sektor-sektor ini tetap harus beroperasi secara langsung demi menjaga layanan publik dan aktivitas vital tetap berjalan.
Berikut daftar pekerjaan yang tidak bisa WFH:
- Sektor kesehatan: rumah sakit, klinik, perusahaan farmasi, serta layanan medis lainnya
- Sektor energi: pekerja minyak dan gas, kelistrikan, hingga petugas SPBU
- Ritel dan perdagangan: pemasok bahan pokok, pasar tradisional, hingga pusat perbelanjaan
- Industri dan manufaktur: operator mesin produksi dan alat berat
- Pelayanan jasa: perhotelan, keamanan, pariwisata, dan sektor hospitality
- Transportasi dan logistik: jasa pengiriman, pergudangan, dan distribusi barang
- Sektor keuangan: perbankan, asuransi, dan pasar modal
- Infrastruktur dan layanan publik: air bersih (PDAM), petugas kebersihan, pengelolaan sampah, hingga jalan tol
Kebijakan ini bertujuan agar layanan penting tetap berjalan optimal meskipun sebagian sektor lain menerapkan sistem kerja fleksibel.
Kenapa Tidak Semua Pekerjaan Bisa WFH?
Ada beberapa alasan utama mengapa sejumlah pekerjaan tidak dapat dilakukan dari rumah, di antaranya:
- Membutuhkan kehadiran fisik dan interaksi langsung
- Berkaitan dengan keselamatan dan layanan publik
- Menggunakan alat atau mesin khusus di lokasi kerja
- Memerlukan pengawasan operasional secara langsung
Faktor-faktor tersebut membuat sistem WFH tidak relevan untuk semua bidang pekerjaan.
Kesimpulan
WFH memang menawarkan fleksibilitas dan efisiensi, namun tidak bisa diterapkan secara merata di semua sektor. Pekerjaan yang berhubungan dengan layanan langsung, operasional lapangan, dan keselamatan publik tetap membutuhkan kehadiran di tempat kerja.
Dengan memahami daftar pekerjaan yang tidak bisa WFH, masyarakat dapat melihat bahwa setiap sektor memiliki kebutuhan dan karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, penerapan sistem kerja harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan agar tetap menjaga kualitas layanan dan keberlangsungan operasional.
https://radarbojonegoro.jawapos.com/nasional/2604020017/pekerja-bidang-apa-saja-yang-dikecualikan-dari-kebijakan-wfh-bumn-dan-swasta-begini-kata-menaker

Komentar