Rekening bank yang tiba-tiba tidak bisa digunakan tentu membuat panik. Tidak bisa tarik tunai, transfer gagal, bahkan mobile banking tidak dapat diakses. Kondisi ini sering disebut sebagai rekening terblokir. Banyak orang langsung khawatir uang di dalamnya hilang, padahal umumnya saldo tetap aman dan hanya aksesnya saja yang dibatasi.
Pemblokiran rekening bisa terjadi karena berbagai alasan, mulai dari kesalahan memasukkan PIN, data yang belum diperbarui, hingga kebijakan keamanan dari pihak bank.
Untungnya, cara mengaktifkan kembali rekening yang diblokir sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Selama kamu mengikuti prosedur yang benar, prosesnya bisa selesai dengan cepat dan tanpa ribet.
Artikel ini akan membahas penyebab umum rekening terblokir serta langkah-langkah praktis untuk mengaktifkannya kembali.
Penyebab Umum Rekening Bank Terblokir
Sebelum membahas cara mengatasinya, penting untuk mengetahui beberapa penyebab umum pemblokiran rekening :
- Salah memasukkan PIN atau password berulang kali
- Rekening tidak aktif dalam waktu lama (dormant)
- Masalah verifikasi data (KYC)
- Terdeteksi aktivitas mencurigakan
- Permintaan pemblokiran oleh nasabah sendiri
Cara Mengaktifkan Kembali Rekening Bank yang Diblokir
Adapun cara membuka blokir rekening bank dorman di lima bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Himpunan Bank Negara (Himbara) dari laman tempo, yaitu sebagai berikut :
Baca Juga : Cara Buka Blokir Kartu ATM BRI Tanpa ke Bank, Mudah Lewat Aplikasi BRImo
1. BRI
Pengaktifan kembali rekening yang dorman dapat dilakukan dengan mendatangi unit kerja BRI terdekat. Nasabah yang mengajukan permohonan harus membawa kartu identitas diri dan bukti kepemilikan rekening (buku tabungan).
2. BNI
Nasabah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang rekeningnya tidur dapat melakukan aktivasi dengan mengunjungi kantor cabang BNI terdekat. Untuk mengajukan permohonan, nasabah diwajibkan membawa kartu identitas dan melakukan transaksi setoran atau penarikan, dengan nominal paling sedikit sebesar Rp 100.000 untuk setoran.
3. Bank Mandiri
Nasabah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dapat mengajukan permohonan aktivasi rekening dorman di kantor cabang. Selain itu, reaktivasi juga bisa dilakukan melalui aplikasi mobile banking (m-banking) Livin’ by Mandiri, terkhusus bagi nasabah yang sudah mengunduh dan mempunyai akun.
Untuk mengaktivasi rekening dorman Bank Mandiri, nasabah mengakses halaman beranda aplikasi Livin’ by Mandiri. Lalu, pilih tabungan yang tidak aktif, tekan tombol “Aktivasi Sekarang”, dan lakukan verifikasi wajah dengan cara swafoto (selfie). Pastikan posisi wajah di dalam bingkai dan tunggu hingga verifikasi berhasil.
Kemudian, nasabah akan diminta memasukkan enam digit PIN Livin’ by Mandiri dan melakukan transaksi untuk aktivasi rekening, seperti transfer, pembayaran, atau isi saldo (top-up).
Baca Juga : ATM Terblokir Berapa Lama? Begini Cara Buka Blokir dengan Cepat dan Mudah
4. BTN
Nasabah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN dapat mengaktifkan kembali rekening dorman dengan mendatangi kantor cabang sambil membawa buku tabungan, kartu anjungan tunai mandiri (ATM) atau kartu debit, dan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) asli.
Rekening tabungan BTN yang dorman akan dikenakan denda sebesar Rp 2.000 per bulan. Selain itu, rekening yang saldonya tidak mencukupi atas pengenaan biaya dorman akan ditutup secara otomatis.
5. BSI
Nasabah PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI dapat membuka rekening tabungan yang terblokir karena dorman dengan cara mendatangi kantor cabang terdekat. Selain itu, nasabah harus membawa buku tabungan, e-KTP asli, dan kartu ATM.
Proses reaktivasi rekening BSI yang dorman akan dikenakan biaya, yaitu sebesar Rp 5.000 untuk BSI Tabungan Easy Wadiah, BSI Tabungan Easy Mudharabah, BSI Tabungan Bisnis, BSI Tabungan Valas, dan BSI Tabungan Junior.
Berapa Lama Prosesnya?
Lama proses tergantung pada penyebab pemblokiran. Jika hanya salah PIN, biasanya bisa aktif kembali dalam hitungan menit setelah verifikasi. Namun jika terkait pembaruan data atau investigasi transaksi mencurigakan, bisa memerlukan waktu 1–3 hari kerja.
Yang terpenting, jangan mencoba memasukkan PIN atau password secara acak berulang kali karena bisa memperpanjang proses pemblokiran.
Tips Agar Rekening Tidak Terblokir Lagi
Agar kejadian serupa tidak terulang, lakukan beberapa langkah pencegahan berikut ini :
- Jangan membagikan PIN atau OTP kepada siapa pun.
- Rutin melakukan transaksi agar rekening tidak dormant.
- Perbarui data pribadi jika ada perubahan.
- Simpan nomor call center resmi bank di kontak ponsel.
- Hindari mengakses mobile banking dari jaringan publik yang tidak aman.
Kesimpulan
Rekening bank yang diblokir memang bisa membuat panik, tetapi sebenarnya tidak perlu khawatir berlebihan. Saldo tetap aman, dan akses bisa dipulihkan selama kamu mengikuti prosedur yang benar. Mulai dari menghubungi call center, datang ke kantor cabang, hingga memperbarui data pribadi, semua proses dirancang agar mudah bagi nasabah.
Kunci utamanya adalah tetap tenang, siapkan dokumen yang dibutuhkan, dan jangan menunda mengurusnya. Dengan langkah yang tepat, rekening kamu bisa kembali aktif tanpa ribet dan tanpa drama.

Komentar