Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026 diperkirakan masih dibayangi volatilitas tinggi. Sejumlah analis menilai pasar saham domestik akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas setelah mengalami tekanan tajam sepanjang pekan lalu.
Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil menguat sekitar 1,1 persen ke level 6.162. Namun demikian, sentimen global dan domestik masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi arah pergerakan indeks hari ini.
Analis memperkirakan rentang support IHSG berada di area 5.900 hingga 5.996, sedangkan level resistance diprediksi bergerak pada kisaran 6.300 sampai 6.459.
Sentimen Global dan Domestik Jadi Penentu Arah Pasar
Pasar saham Asia turut memberikan pengaruh terhadap pergerakan IHSG. Salah satu sentimen positif datang dari indeks Nikkei Jepang yang berhasil mencetak rekor baru dan menembus level 65.000. Kondisi tersebut memicu optimisme pelaku pasar regional.
Di sisi lain, investor dalam negeri masih mencermati beberapa isu penting seperti pelemahan nilai tukar rupiah, kebijakan ekspor komoditas strategis, hingga agenda rebalancing indeks MSCI yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026.
Selain itu, pasar juga menunggu arah kebijakan ekonomi global, termasuk perkembangan geopolitik dan suku bunga yang dapat mempengaruhi aliran modal asing ke pasar saham Indonesia.
Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini
Sejumlah sekuritas membagikan rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini. Saham-saham tersebut berasal dari sektor perbankan, energi, hingga konsumer.
Beberapa saham yang masuk radar analis antara lain BBCA, PGAS, HMSP, WIIM, serta sejumlah saham pilihan lain yang dinilai memiliki potensi rebound setelah koreksi dalam beberapa sesi terakhir.
Analis juga menyarankan investor untuk tetap selektif dalam memilih saham dan memperhatikan manajemen risiko mengingat volatilitas pasar masih cukup tinggi.
Strategi Investor Menghadapi Pergerakan IHSG
Pelaku pasar disarankan menerapkan strategi trading jangka pendek dengan memperhatikan area support dan resistance harian. Momentum technical rebound masih berpotensi terjadi, terutama pada saham-saham yang sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam.
Investor jangka panjang juga dapat mulai mencermati saham fundamental kuat yang mengalami koreksi harga, terutama dari sektor perbankan besar dan komoditas.
Kesimpulan
IHSG pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026 diprediksi bergerak fluktuatif dengan peluang penguatan terbatas di tengah tingginya sentimen pasar global dan domestik. Investor disarankan tetap berhati-hati dan fokus pada saham-saham berfundamental baik yang memiliki potensi technical rebound. Rekomendasi saham dari sejumlah analis dapat menjadi acuan tambahan untuk menentukan strategi investasi maupun trading harian.

Komentar