Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) pada Mei 2026 melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Masyarakat kini dapat mengecek status penerima bansos secara online hanya menggunakan NIK KTP melalui situs resmi maupun aplikasi Cek Bansos.
Beberapa bantuan yang mulai dicairkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan beras pangan, hingga Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JKN).
Daftar Bansos yang Cair Mei 2026
Berikut sejumlah program bantuan sosial yang mulai disalurkan pemerintah pada Mei 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH masih menjadi bantuan utama bagi keluarga miskin dan rentan. Penyaluran tahap April–Juni 2026 berlangsung pada Mei dengan nominal berbeda sesuai kategori penerima.
Rincian bantuan PKH 2026:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini 0–6 tahun: Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Lansia: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT atau bansos sembako juga kembali dicairkan pada Mei 2026. Bantuan diberikan sebesar Rp200.000 per bulan dan disalurkan per tiga bulan sehingga total penerima memperoleh Rp600.000 untuk tahap II.
3. Bantuan Beras Pangan
Pemerintah turut melanjutkan program bantuan beras 10 kilogram untuk masyarakat yang memenuhi syarat. Penyaluran dilakukan bertahap sesuai wilayah masing-masing.
4. PBI-JKN
Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JKN) tetap berjalan pada Mei 2026. Pemerintah menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang terdaftar sebagai penerima bantuan.
Cara Cek Bansos Kemensos Mei 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online melalui website resmi Kemensos.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka situs resmi cek bansos Kemensos.
- Masukkan wilayah domisili sesuai KTP.
- Ketik nama lengkap sesuai data kependudukan.
- Masukkan kode captcha.
- Klik tombol “Cari Data”.
Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi penerima manfaat beserta jenis bantuan yang diterima.
Selain website, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi resmi “Cek Bansos” dengan login menggunakan data diri dan NIK KTP.
Data Penerima Mengacu DTSEN
Kemensos menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menentukan penerima bansos. Prioritas utama diberikan kepada masyarakat yang masuk desil 1 hingga desil 4 atau kelompok ekonomi terbawah.
Perubahan status penerima bansos dapat terjadi karena pembaruan data sosial ekonomi masyarakat secara berkala. Karena itu, masyarakat disarankan rutin mengecek status penerimaan bansos melalui kanal resmi Kemensos.
Kesimpulan
Pencairan bansos Kemensos Mei 2026 kembali dilakukan untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui berbagai program seperti PKH, BPNT, bantuan beras pangan, dan PBI-JKN.
Masyarakat dapat dengan mudah mengecek status penerima bantuan secara online menggunakan NIK KTP melalui situs maupun aplikasi resmi Kemensos. Dengan adanya pembaruan data DTSEN, penerima bansos dapat berubah sewaktu-waktu sehingga penting untuk rutin memantau informasi terbaru dari kanal resmi pemerintah.

Komentar