Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Kamis, 9 April 2026 di zona merah. Pada sesi pembukaan, IHSG tercatat berada di level 7.238,462 yang menunjukkan adanya tekanan di pasar saham sejak awal hari.
Berdasarkan data RTI hingga pukul 09.21 WIB, IHSG mengalami penurunan sebesar 59,322 poin atau sekitar 0,81 persen ke posisi 7.219,887. Sepanjang perdagangan pagi, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.244 dan terendah di 7.191.
Pergerakan Saham dan Nilai Transaksi
Pada sesi pagi ini, pergerakan saham didominasi oleh penguatan meskipun IHSG melemah. Tercatat:
- 217 saham mengalami penurunan
- 303 saham mencatat kenaikan
- 198 saham bergerak stagnan
Sementara itu, total nilai transaksi mencapai Rp3,025 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 5,583 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp12.704,275 triliun.
IHSG Berpeluang Bullish, Ini Analisisnya
Meski dibuka melemah, peluang penguatan IHSG masih terbuka. Berdasarkan riset harian dari Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), indeks global pada penutupan perdagangan 8 April 2026 menunjukkan kinerja positif.
Indeks utama Amerika Serikat seperti Dow Jones Industrial Average, Nasdaq Composite, dan S&P 500 kompak menguat di kisaran 2,5 persen hingga 2,8 persen.
Sentimen positif ini turut menjalar ke pasar Eropa dan Asia. Indeks FTSE 100 tercatat naik sekitar 2,5 persen, sementara Hang Seng Index memimpin penguatan di Asia dengan lonjakan hingga 3 persen.
Analisis Teknikal dan Target IHSG
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menunjukkan performa yang cukup solid dengan membentuk gap up yang lebar. Secara teknikal, kondisi ini mengindikasikan tren bullish yang masih berpotensi berlanjut.
Menurut analis KISI, terdapat beberapa level penting yang perlu diperhatikan investor:
- Target resisten terdekat: 7.320
- Target lanjutan (psikologis): 7.486
Selama momentum positif tetap terjaga, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan ke level tersebut.
Kesimpulan
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 7.238, namun secara keseluruhan masih memiliki peluang untuk bergerak bullish. Dukungan dari penguatan indeks global serta sinyal teknikal positif menjadi faktor utama yang dapat mendorong pergerakan IHSG ke zona hijau.
Investor disarankan tetap mencermati level resisten dan sentimen pasar global sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: metrotvnews.com

Komentar