BPJS Kesehatan Informasi
Beranda / Informasi / BPJS Kesehatan Perluas Layanan hingga RS Kapal untuk Wilayah 3T

BPJS Kesehatan Perluas Layanan hingga RS Kapal untuk Wilayah 3T

BPJS Kesehatan Perluas Layanan hingga RS Kapal untuk Wilayah 3T
BPJS Kesehatan Perluas Layanan hingga RS Kapal untuk Wilayah 3T

Upaya pemerataan layanan kesehatan terus menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

BPJS Kesehatan berencana memperluas akses layanan kesehatan dengan menghadirkan fasilitas rumah sakit berbasis kapal guna menjangkau masyarakat di daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T).

Langkah ini diambil untuk menjawab keterbatasan akses layanan kesehatan yang masih dirasakan di wilayah tersebut.



Gandeng TNI untuk Perkuat Layanan RS Kapal

Melansir dari laman tribunnews.com. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk Tentara Nasional Indonesia dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Saat ini, sudah terdapat beberapa kapal rumah sakit yang bekerja sama, seperti Ksatria Airlangga dan Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan.

Ke depan, jumlah kapal ini diharapkan terus bertambah, termasuk dari armada milik TNI Angkatan Laut.

Solusi untuk Keterbatasan Akses di Daerah Terpencil

Minimnya fasilitas kesehatan di wilayah 3T membuat masyarakat harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan medis yang memadai.

Kondisi ini menjadi salah satu alasan utama BPJS Kesehatan menghadirkan inovasi layanan berbasis kapal.

Selain itu, BPJS juga memberikan dukungan berupa insentif bantuan guna memperkuat pelayanan di wilayah tersebut.

Program ini menjadi bagian dari inisiatif percepatan (quick win), khususnya melalui program JKN 3T yang bertujuan memperluas cakupan Jaminan Kesehatan Nasional.



Target Implementasi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Program layanan kesehatan melalui kapal ini ditargetkan mulai berjalan dalam waktu sekitar tiga bulan ke depan.

Untuk mendukung pelaksanaannya, BPJS Kesehatan tidak hanya menggandeng TNI, tetapi juga bekerja sama dengan berbagai pihak lain seperti koperasi, lembaga pendidikan, hingga komunitas desa.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan sekaligus memastikan masyarakat di daerah terpencil dapat merasakan manfaat program JKN secara merata.

Penguatan Ekosistem JKN melalui Kerja Sama

Dalam kesempatan yang sama, BPJS Kesehatan juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah kementerian dan lembaga, di antaranya:

  1. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
  2. Kementerian Koperasi Republik Indonesia
  3. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
  4. Badan Gizi Nasional

Kerja sama ini difokuskan pada integrasi data, perluasan kepesertaan, serta peningkatan kepatuhan peserta secara berkelanjutan.



Fokus JKN ke Depan: Kualitas dan Keaktifan Peserta

BPJS Kesehatan menegaskan bahwa tantangan program JKN ke depan tidak hanya terletak pada perluasan cakupan, tetapi juga menjaga keaktifan peserta serta kualitas perlindungan yang diberikan.

Dengan sinergi lintas sektor dari hulu hingga hilir, diharapkan sistem jaminan kesehatan nasional dapat semakin kuat dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh masyarakat.

Kesimpulan

Rencana pengembangan layanan BPJS Kesehatan melalui rumah sakit kapal menjadi langkah strategis untuk menjangkau masyarakat di wilayah 3T yang selama ini sulit mengakses layanan kesehatan.

Didukung kerja sama dengan TNI dan berbagai kementerian, program ini diharapkan mampu meningkatkan pemerataan layanan kesehatan sekaligus memperkuat ekosistem JKN secara menyeluruh di Indonesia.

Sumber : https://www.tribunnews.com/kesehatan/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan