Informasi
Beranda / Informasi / Mengenal Berbagai Jenis Saham dan Keuntungan yang Bisa Didapatkan Investor

Mengenal Berbagai Jenis Saham dan Keuntungan yang Bisa Didapatkan Investor

Mengenal Berbagai Jenis Saham dan Keuntungan yang Bisa Didapatkan Investor

Investasi saham semakin populer di kalangan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan teknologi dan kemudahan akses ke platform perdagangan membuat semakin banyak orang tertarik mencoba investasi di pasar modal. Saham menjadi salah satu instrumen investasi yang cukup diminati karena memiliki potensi keuntungan yang menarik dalam jangka panjang.

Saham pada dasarnya merupakan tanda kepemilikan seseorang terhadap sebuah perusahaan. Dengan membeli saham, seorang investor berarti memiliki sebagian kecil dari perusahaan tersebut. Jika perusahaan berkembang dan memperoleh keuntungan, maka pemegang saham juga berpotensi mendapatkan manfaat dari pertumbuhan tersebut.

Namun sebelum memutuskan untuk berinvestasi, penting bagi calon investor untuk memahami berbagai jenis saham yang ada di pasar modal. Setiap jenis saham memiliki karakteristik yang berbeda, termasuk potensi keuntungan dan tingkat risikonya.

Dengan memahami jenis-jenis saham tersebut, investor dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam mengelola investasi mereka.



Pengertian Saham

Saham adalah surat berharga yang menunjukkan kepemilikan seseorang atau suatu pihak terhadap sebuah perusahaan. Ketika seseorang membeli saham, ia memiliki hak atas sebagian aset dan keuntungan perusahaan sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki.

Saham biasanya diperdagangkan di pasar modal melalui bursa efek. Harga saham dapat mengalami perubahan setiap waktu tergantung pada berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, kondisi ekonomi, serta sentimen pasar.

Investor yang membeli saham umumnya memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan, baik dari kenaikan harga saham maupun dari pembagian keuntungan perusahaan.

Jenis-Jenis Saham Berdasarkan Kepemilikan Aset

Di lansir dari laman cimbniaga, jenis-jenis saham pertama dibedakan berdasarkan kepemilikan aset. Ada dua jenis-jenis saham berdasarkan kepemilikan aset, yaitu saham biasa dan saham preferen.

  1. Saham biasa (common stock)
    Saham biasa termasuk jenis-jenis saham yang paling umum diperdagangkan. Pemegang saham biasa memiliki hak untuk menghadiri RUPS, memilih anggota dewan direksi dan komisaris, hingga mendapatkan dividen jika perusahaan membagikannya. Pemegang saham biasa juga memiliki risiko kerugian yang lebih besar jika perusahaan mengalami kebangkrutan.
  2. Saham preferen (preferred stock)
    Pemegang saham preferen memiliki hak untuk mendapatkan dividen terlebih dahulu sebelum pemegang saham biasa. Selain itu, pemegang saham ini juga memiliki hak atas aset perusahaan jika perusahaan mengalami kebangkrutan.



Jenis-jenis Saham Berdasarkan Kinerja Perdagangan

Selanjutnya, jenis-jenis saham dibedakan berdasarkan kinerja perdagangan. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada lima jenis-jenis saham berdasarkan kriteria ini. Berikut ini penjelasan lengkapnya :

  1. Saham blue chip
    Saham blue chip termasuk jenis-jenis saham yang banyak diburu oleh investor. Sebab, saham ini umumnya berasal dari perusahaan besar yang memiliki reputasi baik dan kinerja keuangan yang stabil. Hanya saja, saham blue chip biasanya memiliki harga yang lebih tinggi daripada saham lainnya. Meskipun begitu, saham blue chip juga termasuk dalam kategori jenis-jenis saham yang memiliki risiko kerugian lebih rendah.
  2. Saham pertumbuhan
    Jenis-jenis saham berikutnya yaitu saham pertumbuhan atau growth stock. Saham pertumbuhan adalah saham dari perusahaan yang diharapkan tumbuh dengan cepat di masa depan. Investasi dalam saham pertumbuhan memiliki potensi pengembalian yang tinggi, tetapi juga melibatkan risiko yang lebih besar.
  3. Saham spekulatif
    Saham spekulatif adalah saham yang memiliki risiko tinggi, tetapi juga potensi imbal hasil yang tinggi. Investor membeli saham ini dengan harapan nilainya akan naik dalam waktu dekat, sehingga bisa mendapatkan keuntungan yang dalam waktu singkat.
  4. Saham siklikal
    Saham siklikal adalah saham yang kinerjanya naik dan turun mengikuti perubahan kondisi ekonomi. Jenis-jenis saham ini biasanya berasal dari sektor yang penjualannya dan keuntungannya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, seperti tingkat pengangguran, tingkat suku bunga, dan tingkat inflasi.
  5. Saham non siklikal
    Saham non siklikal atau dikenal sebagai saham defensif adalah pilihan yang tepat apabila Anda mencari portofolio yang stabil di saat kondisi ekonomi yang tidak pasti.



Jenis-jenis Saham Berdasarkan Cara Pengalihannya

Ada dua jenis-jenis saham berdasarkan cara pengalihannya, yaitu saham atas unjuk dan saham atas nama. Berikut penjelasan lengkapnya :

  1. Saham atas tunjuk
    Saham atas tunjuk adalah saham yang kepemilikannya tidak tertulis dalam lembar saham. Siapa saja yang memegang lembar saham ini akan dianggap sebagai pemiliknya. Saham atas tunjuk hanya dapat dikeluarkan apabila nilai nominal saham yang diperjanjikan disetorkan secara penuh.
  2. Saham atas nama
    Sesuai namanya, saham atas nama adalah saham yang mencantumkan nama pemiliknya di lembar saham. Jenis saham ini tidak mudah dipindahtangankan karena memerlukan prosedur hukum untuk balik nama saham.

Di Indonesia, semua saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah saham atas nama. Hal ini bertujuan untuk melindungi investor dan mencegah terjadinya penipuan.

Kesimpulan

Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang menawarkan potensi keuntungan yang menarik. Dengan membeli saham, investor dapat memiliki sebagian kepemilikan dalam sebuah perusahaan serta berpeluang memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham maupun pembagian dividen.

Terdapat berbagai jenis saham yang bisa dipilih oleh investor, mulai dari saham biasa, saham preferen, saham blue chip, saham growth, hingga saham dividen. Setiap jenis saham memiliki karakteristik dan potensi keuntungan yang berbeda.

Oleh karena itu, memahami jenis-jenis saham menjadi langkah penting sebelum memulai investasi. Dengan pengetahuan yang cukup, investor dapat memilih saham yang sesuai dengan tujuan keuangan serta tingkat risiko yang siap mereka hadapi.

Sumber :

https://www.cimbniaga.co.id/id/inspirasi/gayahidup/jenis-jenis-saham

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan