Ekonomi Informasi
Beranda / Informasi / Saham Top Losers Pekan Ini: Anjlok hingga 39%, Investor Rugi Besar

Saham Top Losers Pekan Ini: Anjlok hingga 39%, Investor Rugi Besar

Saham Top Losers Pekan Ini: Anjlok hingga 39%, Investor Rugi Besar

Pergerakan pasar saham sepanjang pekan ini menunjukkan tekanan yang cukup kuat. Sejumlah saham mengalami penurunan tajam hingga masuk dalam daftar top losers, yang membuat investor harus menanggung kerugian besar.

Tercatat, sebanyak 10 saham menjadi penyumbang kerugian terbesar di pasar selama periode perdagangan 30 Maret hingga 2 April 2026. Penurunan harga saham tersebut bervariasi, mulai dari 17% hingga menyentuh 39%.

Beberapa emiten yang mencuri perhatian adalah DATA dan PPRE yang sama-sama mengalami penurunan signifikan dan masuk dalam jajaran saham top losers pekan ini.



IHSG Melemah, Hanya Satu Sektor Menguat

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Kamis, 2 April 2026, terkoreksi sebesar 157,6 poin atau turun 2,19% ke level 7.026,7.

Dari sisi sektoral, hanya sektor barang konsumen primer yang mampu mencatatkan penguatan sebesar 0,45%. Sementara itu, sektor barang baku menjadi yang paling tertekan dengan penurunan hingga 4,86%.

Aktivitas Perdagangan Masih Tinggi

Meski IHSG melemah, aktivitas transaksi di bursa tetap ramai. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,8 triliun. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 184 saham menguat, 558 saham melemah, dan 216 saham bergerak stagnan.

Volume perdagangan mencapai 23,9 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,76 juta kali, menunjukkan tingginya aktivitas investor di tengah tekanan pasar.



Daftar Saham Top Losers Pekan Ini

Berikut daftar saham yang mengalami penurunan paling dalam dan masuk kategori top losers:

  1. PT Remala Abadi Tbk (DATA) turun 39,94% menjadi Rp2.180 dari Rp3.630
  2. PT PP Presisi Tbk (PPRE) anjlok 38,6% ke Rp103 dari Rp168
  3. PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) merosot 32,9% ke Rp456
  4. PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) turun 27,5% ke Rp92
  5. PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) melemah 20,6% ke Rp300
  6. PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) terkoreksi 19,6% ke Rp98
  7. PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) turun 19,5% ke Rp222
  8. PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) melemah 18,5% ke Rp220
  9. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) turun 18,3% ke Rp250
  10. PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) terkoreksi 17,9% ke Rp595

Kesimpulan

Tekanan pasar yang terjadi dalam sepekan terakhir membuat sejumlah saham mengalami penurunan drastis. Kondisi ini menjadi pengingat bagi investor untuk lebih berhati-hati dalam memilih saham, terutama di tengah volatilitas pasar yang tinggi.

Pemantauan tren dan analisis fundamental tetap menjadi kunci dalam menghadapi pergerakan IHSG yang fluktuatif.


Sumber: Investor.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan