Menjelang penghujung bulan Ramadan 1447 Hijriah, pertanyaan mengenai “Lebaran tinggal berapa hari lagi” semakin ramai dicari oleh masyarakat, terutama di internet.
Banyak orang ingin mengetahui secara pasti kapan Idulfitri 2026 dirayakan, termasuk tanggal dan hari pelaksanaannya, serta kapan pemerintah akan menetapkan secara resmi melalui sidang isbat.
Peningkatan pencarian seperti “Lebaran berapa hari lagi”, “Idulfitri 2026 jatuh pada tanggal berapa”, hingga “kapan Lebaran 2026” biasanya terjadi karena masyarakat mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan hari raya.
Mulai dari rencana mudik, belanja kebutuhan Lebaran, hingga agenda berkumpul bersama keluarga. Lalu, sebenarnya kapan Idulfitri 2026 dan tinggal berapa hari lagi? Berikut penjelasan lengkapnya berdasarkan berbagai sumber.
Hitung Mundur Lebaran 2026
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah mengenai hitung mundur menuju Hari Raya Idulfitri. Hal ini wajar mengingat Ramadan sudah memasuki hari-hari terakhir.
Jika dihitung mulai 16 Maret 2026, maka perkiraan waktu menuju Lebaran adalah:
- Jika mengikuti penetapan Muhammadiyah, Lebaran diperkirakan tinggal sekitar 3 hari lagi
- Jika bulan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari, maka Lebaran sekitar 4 hari lagi
Dengan demikian, Idulfitri 2026 sudah sangat dekat. Tidak mengherankan jika pencarian terkait waktu Lebaran semakin meningkat di kalangan masyarakat.
Perkiraan Tanggal Idulfitri 2026
Banyak masyarakat juga penasaran mengenai tanggal pasti Idulfitri 2026 atau 1 Syawal 1447 Hijriah. Secara umum, Lebaran selalu jatuh pada tanggal 1 Syawal dalam kalender Hijriah, namun penetapannya bisa berbeda tergantung metode yang digunakan.
Di Indonesia, biasanya terdapat beberapa versi perkiraan sebelum pemerintah mengumumkan keputusan resmi melalui sidang isbat.
Versi Muhammadiyah
Muhammadiyah telah menetapkan lebih awal jadwal Idulfitri melalui maklumat resminya. Berdasarkan keputusan tersebut, Lebaran 2026 ditetapkan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Penentuan ini menggunakan metode hisab dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Dalam perhitungannya, ijtimak terjadi pada 19 Maret 2026, dengan posisi hilal yang telah memenuhi kriteria tertentu seperti tinggi bulan lebih dari 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat.
Karena syarat tersebut terpenuhi, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat.
Versi Nahdlatul Ulama (NU)
Sementara itu, Nahdlatul Ulama menggunakan metode rukyatul hilal yang dipadukan dengan perhitungan ilmu falak. Berdasarkan data dari Lembaga Falakiyah PBNU, posisi hilal pada 19 Maret 2026 masih tergolong rendah.
Beberapa hasil pengamatan menunjukkan bahwa ketinggian hilal tertinggi berada di Sabang sekitar 2 derajat 53 menit, dengan elongasi sekitar 6 derajat 09 menit, dan lama kemunculan sekitar 14 menit.
Meskipun hilal sudah berada di atas ufuk, nilainya belum memenuhi kriteria imkanur rukyat. Jika kondisi tersebut terjadi, maka bulan Ramadan akan disempurnakan menjadi 30 hari. Dengan demikian, Lebaran menurut NU diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026
Walaupun sudah ada berbagai perkiraan dari organisasi keagamaan, penentuan resmi Idulfitri tetap menunggu hasil sidang isbat yang diselenggarakan oleh pemerintah.
Sidang isbat biasanya melibatkan berbagai pihak, seperti ahli astronomi, BMKG, BRIN, perwakilan organisasi Islam, serta lembaga observatorium dan planetarium.
Proses dalam sidang isbat meliputi beberapa tahapan, mulai dari pemaparan posisi hilal, verifikasi hasil rukyatul hilal, musyawarah penentuan awal bulan Syawal, hingga pengumuman resmi oleh Menteri Agama.
Untuk tahun 2026, sidang isbat dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026. Hasil dari sidang ini akan menjadi acuan resmi pemerintah dalam menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Indonesia.
Kesimpulan
Menjelang akhir Ramadan 1447 Hijriah, masyarakat semakin aktif mencari informasi terkait kapan Hari Raya Idulfitri 2026 akan dirayakan. Berdasarkan berbagai perhitungan, terdapat perbedaan perkiraan antara organisasi Islam di Indonesia.
Muhammadiyah menetapkan Lebaran jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, sedangkan Nahdlatul Ulama memperkirakan Idulfitri pada Sabtu, 21 Maret 2026 jika hilal belum memenuhi kriteria.
Meskipun demikian, penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat yang dijadwalkan pada 19 Maret 2026. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menantikan keputusan pemerintah sebagai acuan nasional dalam menentukan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Komentar