Informasi
Beranda / Informasi / Doa Qunut Subuh: Apakah Sunnah? Ini Penjelasan dan Bacaan Lengkapnya

Doa Qunut Subuh: Apakah Sunnah? Ini Penjelasan dan Bacaan Lengkapnya

Doa Qunut Subuh: Apakah Sunnah? Ini Penjelasan dan Bacaan Lengkapnya
Doa Qunut Subuh: Apakah Sunnah? Ini Penjelasan dan Bacaan Lengkapnya

Doa qunut Subuh merupakan bacaan yang dianjurkan untuk dibaca pada rakaat kedua shalat Subuh sebelum rukuk.

Amalan ini bisa dilakukan baik saat shalat sendirian maupun berjamaah di masjid.

Secara bahasa, kata qunut memiliki arti berdiri, taat, tunduk, diam, dan doa. Sementara dalam istilah fikih, qunut adalah doa yang dibaca ketika berdiri dalam shalat pada waktu tertentu.

Dirangkum dari laman detik.com, berikut penjelasan lengkap mengenai hukum, bacaan, serta keutamaan doa qunut Subuh.



Hukum Membaca Doa Qunut Subuh

Dalam pandangan mazhab Syafi’i dan Maliki, membaca doa qunut saat shalat Subuh hukumnya sunnah.

Pendapat ini dijelaskan dalam berbagai literatur fikih, salah satunya karya Muhammad Jawad Mughniyah.

Selain itu, Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyebutkan bahwa qunut Subuh termasuk sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan.

Pendapat ini merujuk pada hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA, yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW membaca doa qunut dalam shalat Subuh hingga akhir hayat beliau.

Bacaan Doa Qunut Subuh

Berikut dua versi doa qunut Subuh yang umum diamalkan umat Islam :



1. Doa Qunut Subuh Versi Pendek

Arab:

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيَ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Latin:

Allaahummah dinii fii man hadaits, wa ‘aafiinii fii man ‘aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a’thaits, wa qinii syarra maa qadhaits, fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahuu laa yadzillu man waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaits.

Artinya:

“Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana Engkau memberi petunjuk kepada hamba-Mu yang lain, berilah aku kesehatan sebagaimana Engkau memberi kesehatan kepada mereka, lindungilah aku sebagaimana Engkau melindungi mereka, berkahilah apa yang telah Engkau berikan kepadaku, dan peliharalah aku dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi.”



2. Doa Qunut Subuh Versi Panjang

Selain versi pendek, terdapat versi panjang yang biasanya dibaca saat shalat berjamaah.

Bacaan ini memuat tambahan pujian kepada Allah SWT, permohonan ampun, serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Versi panjang tetap dapat diamalkan sesuai teks Arab, latin, dan terjemahan sebagaimana tercantum dalam kitab-kitab panduan ibadah.

Keutamaan Membaca Doa Qunut Subuh

Membaca doa qunut Subuh memiliki sejumlah keutamaan, antara lain :

  1. Memohon petunjuk dan rahmat Allah SWT
  2. Mendapat perlindungan dari berbagai keburukan
  3. Meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT
  4. Menambah kekhusyukan dalam shalat

Dengan membaca doa qunut, seorang Muslim diharapkan semakin merasakan ketenangan dan ketundukan dalam ibadahnya.



Bagaimana Jika Shalat Subuh Tanpa Qunut?

Di kalangan ulama terdapat perbedaan pandangan terkait qunut Subuh. Imam Syafi’i dan Imam Malik berpendapat bahwa qunut Subuh disunnahkan.

Sementara itu, Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad bin Hanbal berpendapat bahwa qunut Subuh tidak disunnahkan secara khusus.

Karena statusnya sunnah, shalat Subuh tetap sah meskipun tidak membaca doa qunut. Tidak membaca qunut tidak membatalkan shalat dan tidak memengaruhi keabsahannya.



Kesimpulan

Doa qunut Subuh adalah amalan yang dianjurkan untuk dibaca pada rakaat kedua sebelum rukuk.

Mayoritas ulama, khususnya dalam mazhab Syafi’i dan Maliki, menilai hukumnya sunnah muakkad.

Keutamaan membaca doa qunut antara lain untuk memohon petunjuk, perlindungan, dan keberkahan dari Allah SWT. Meski demikian, jika seseorang tidak membacanya, shalat Subuh tetap sah.

Dengan memahami hukum dan bacaan doa qunut Subuh secara lengkap, umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan lebih mantap, khusyuk, dan sesuai tuntunan syariat.

Sumber: detik.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan