Ekonomi Informasi
Beranda / Informasi / 6 Saham Cuan Besar dalam Sekejap Saat IHSG Melemah, Ada yang Tembus ARA!

6 Saham Cuan Besar dalam Sekejap Saat IHSG Melemah, Ada yang Tembus ARA!

Sebanyak enam saham mencatatkan kenaikan signifikan atau “cuan besar dalam sekejap” meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada satu jam awal perdagangan, Senin (6/4/2026). Saham-saham tersebut bahkan berhasil masuk dalam jajaran top gainers hari ini.



IHSG Dibuka Melemah, Mayoritas Saham Tertekan

Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG tercatat turun sebesar 54,36 poin atau 0,77% ke level 6.972,42. Sepanjang satu jam perdagangan, indeks bergerak di rentang 6.934 hingga 7.009.

Aktivitas transaksi pasar terbilang cukup tinggi. Sebanyak 11,9 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,87 triliun dan frekuensi sebanyak 611.110 kali transaksi.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan:

  • 248 saham menguat
  • 397 saham melemah
  • 160 saham stagnan

Sementara itu, saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 justru mengalami penurunan hingga 1,12%.

Bursa Asia Menguat, IHSG Justru Melemah

Berbeda dengan kondisi domestik, mayoritas bursa saham Asia menunjukkan penguatan. Indeks:

  • Nikkei 225 naik 1,65%
  • Straits Times Index menguat 0,28%

Sementara itu, pasar saham di Hong Kong dan China seperti Hang Seng Index dan Shanghai Composite sedang libur.



Daftar 6 Saham Top Gainers, Cuan Kilat hingga 23%

Di tengah tekanan IHSG, sejumlah saham justru melesat tajam dan memberikan peluang cuan cepat bagi investor. Kenaikan harga saham bahkan mencapai 11% hingga 19%, dan beberapa di antaranya menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA).

Berikut beberapa saham top gainers tersebut:

  1. PT Voksel Electric Tbk melonjak 23,4% ke Rp 232
  2. PT Yanaprima Hastapersada Tbk melesat 19,78% ke Rp 1.665
  3. PT Sinergi Inti Plastindo Tbk naik 19,4% ke Rp 80

Kenaikan tajam ini menjadikan saham-saham tersebut sebagai incaran pelaku pasar dalam perburuan cuan jangka pendek.



Kesimpulan
Meski IHSG berada dalam tekanan, peluang meraih keuntungan tetap terbuka lebar. Pergerakan saham yang masuk kategori top gainers menunjukkan bahwa strategi selektif dalam memilih saham sangat penting, terutama di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

Investor disarankan untuk tetap mencermati sentimen pasar dan pergerakan teknikal sebelum mengambil keputusan investasi, agar potensi keuntungan bisa dimaksimalkan dengan risiko yang terukur.

Sumber : https://investor.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan