Shalat tarawih merupakan ibadah sunnah yang hanya dikerjakan pada bulan Ramadhan. Ibadah ini dilaksanakan pada malam hari setelah shalat Isya sebagai bentuk penghidupan malam Ramadhan dan sarana meningkatkan keimanan.
Di Indonesia, jumlah rakaat shalat tarawih memiliki beberapa variasi sesuai dengan mazhab dan tradisi yang dianut masyarakat.
Ada yang melaksanakan 11 rakaat dan ada pula yang menjalankan 23 rakaat, yang keduanya sudah termasuk shalat witir 3 rakaat. Perbedaan ini merupakan hal yang wajar dan tetap memiliki dasar dalam ajaran Islam.
Baca Juga : Makanan Sahur dan Berbuka untuk Penderita Asam Lambung agar Puasa Tetap Nyaman
Jumlah Rakaat Shalat Tarawih 11 Rakaat
Bagi umat Muslim yang memilih melaksanakan shalat tarawih 11 rakaat, susunannya adalah:
- 8 rakaat shalat tarawih
- 3 rakaat shalat witir
Model pelaksanaannya sering dikenal dengan pola 4 rakaat – 4 rakaat – 3 rakaat (4-4-3).
Dasar Pelaksanaan Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam
Dilansir dari CNN pelaksanaan tarawih 4 rakaat dengan satu kali salam memiliki landasan dari hadis yang menjelaskan bahwa Nabi biasa melaksanakan shalat malam Ramadhan dengan jumlah 11 rakaat yang dilakukan secara khusyuk dan panjang bacaannya, kemudian ditutup dengan witir 3 rakaat.
Hal ini menunjukkan bahwa shalat tarawih 4 rakaat sekaligus tetap sah dilakukan, baik sendiri maupun berjamaah.
Baca Juga : Apa Boleh Puasa Ramadhan tapi Belum Mandi Wajib? Ini Penjelasannya
Niat Shalat Tarawih 4 Rakaat
Sebelum memulai shalat, bacalah niat berikut:
Ushalli sunnatat tarawihi arba‘a raka‘aatin lillaahi ta‘aalaa.
Artinya: Saya berniat shalat sunnah tarawih empat rakaat karena Allah Ta‘ala.
Tata Cara Shalat Tarawih 4 Rakaat
Berikut langkah-langkah pelaksanaan shalat tarawih 4 rakaat dalam satu salam:
- Membaca niat di dalam hati.
- Takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah.
- Membaca Surah Al-Fatihah.
- Membaca surah pendek Al-Qur’an.
- Rukuk.
- Iktidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Berdiri untuk rakaat kedua, ketiga, dan keempat dengan bacaan yang sama seperti rakaat pertama.
- Tidak membaca tasyahud awal.
- Setelah rakaat keempat, duduk tasyahud akhir.
- Mengucapkan salam.
Shalat ini kemudian diulangi kembali untuk 4 rakaat berikutnya hingga genap 8 rakaat tarawih.
Baca Juga : Ucapan Selamat Berbuka Puasa: Inspirasi Kata-Kata Penuh Doa, Makna, dan Kebersamaan
Pelaksanaan Secara Berjamaah atau Sendiri
Shalat tarawih 4 rakaat satu salam dapat dilakukan:
- Munfarid (sendiri) di rumah.
- Berjamaah di masjid bersama imam.
Jika dilakukan berjamaah, setelah salam imam dapat langsung memimpin rakaat berikutnya hingga selesai, lalu dilanjutkan dengan shalat witir.
Tata Cara Shalat Witir 3 Rakaat
Setelah selesai 8 rakaat tarawih, dilanjutkan dengan witir 3 rakaat:
Rakaat Pertama
- Al-Fatihah
- Surah pendek (misalnya Al-Kafirun)
- Rukuk, iktidal, sujud seperti biasa
Rakaat Kedua
- Al-Fatihah
- Surah pendek
- Rukuk hingga sujud, lalu berdiri ke rakaat ketiga
Rakaat Ketiga
- Al-Fatihah
- Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (umum dibaca)
- Rukuk, iktidal, sujud
- Duduk tasyahud akhir
- Salam
Baca Juga : Doa Sahur Puasa Ramadhan: Bacaan Lengkap, Artinya, dan Keutamaannya
Keutamaan Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan
Melaksanakan shalat tarawih memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
- Menghidupkan malam Ramadhan dengan ibadah.
- Mendapat pahala seperti shalat semalam penuh bagi yang mengerjakannya dengan imam hingga selesai.
- Menjadi sarana pengampunan dosa dan peningkatan ketakwaan.
- Melatih kekhusyukan serta kedekatan kepada Allah.
Baca Juga : Apa Boleh Puasa Ramadhan tapi Belum Mandi Wajib? Ini Penjelasannya
Kesimpulan
Shalat tarawih 11 rakaat dengan pola 4-4-3 merupakan salah satu tata cara yang memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam dan telah lama diamalkan oleh umat Muslim.
Pelaksanaannya dapat dilakukan sendiri maupun berjamaah, dengan rangkaian gerakan yang sama seperti shalat pada umumnya.
Yang terpenting bukan jumlah rakaatnya, melainkan kekhusyukan, keikhlasan, dan konsistensi dalam menghidupkan malam Ramadhan.
Sumber: CNN










