Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sanjaya, meninjau operasional Satuan Pelayanan Makanan Bergizi (SPPG) Muhammadiyah di Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang telah berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sony mengatakan, saat ini SPPG tersebut telah melayani 1.539 penerima manfaat, khususnya peserta didik yang menjadi sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Setidaknya saat ini, meskipun baru melayani 1.539 penerima manfaat, keberadaan SPPG ini telah dirasakan oleh masyarakat. Anak-anak yang awalnya mungkin berangkat ke sekolah entah makan entah tidak, sekarang pemerintah sudah mulai melakukan intervensi; mereka harus belajar dengan perut yang terisi,” ujarnya.
Selain membantu pemenuhan gizi anak, keberadaan SPPG juga memberikan dampak ekonomi dengan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
“Dan bukan hanya sekedar memberi makan, tetapi keberadaan SPPG ini telah menyerap 47 tenaga kerja yang berada di sekitar SPPG. Dan mereka adalah saudara-saudara kita yang berasal dari desil 1, desil 2 yang diutamakan,” jelasnya.
Manfaat ekonomi tersebut juga dirasakan sejak tahap pembangunan hingga operasional, termasuk dalam penyediaan bahan baku makanan.
“SPPG ini juga pada saat dibangun tentu melibatkan 10 sampai 20 orang. Termasuk juga bahan-bahan pokok yang disuplai ke SPPG ini berasal dari bahan-bahan pokok tidak terlalu jauh dari sini,” katanya.
Ke depan, kawasan sekitar SPPG juga direncanakan mendukung kebutuhan pangan secara mandiri.
“Rencananya nanti di sini akan ditanami pohon-pohon atau tanaman-tanaman yang memang dibutuhkan untuk SPPG ini. Jadi sekali lagi, keberadaan SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis ini nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Komentar