Informasi
Beranda / Informasi / Prediksi IHSG Jumat: Peluang Rebound Terbuka, Ini Daftar Saham Rekomendasi

Prediksi IHSG Jumat: Peluang Rebound Terbuka, Ini Daftar Saham Rekomendasi

Prediksi IHSG Jumat: Peluang Rebound Terbuka, Ini Daftar Saham Rekomendasi
Prediksi IHSG Jumat: Peluang Rebound Terbuka, Ini Daftar Saham Rekomendasi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan peluang menguat secara teknikal pada perdagangan Jumat (27/3/2026).

Hal ini terjadi setelah IHSG mengalami penurunan sebesar 1,89 persen dan ditutup di level 7.164,091 pada perdagangan Kamis.

Menurut pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, tekanan terhadap IHSG masih berasal dari sentimen global. Dilansir dari laman money.kompas.com.

Faktor utama yang memengaruhi antara lain pergerakan harga minyak dunia serta ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Amerika Serikat.



Area Support dan Resistance IHSG

Secara teknikal, IHSG saat ini berada di dekat zona support kuat di kisaran 7.100 hingga 7.120.

Kondisi ini membuka peluang terjadinya rebound dengan target resistance di area 7.250 hingga 7.300.

Namun demikian, risiko penurunan masih tetap ada.

Jika tensi geopolitik meningkat dan harga minyak terus mengalami kenaikan, IHSG berpotensi kembali melemah hingga menguji level psikologis di 7.000.

Pasar saat ini sangat sensitif terhadap isu inflasi dan arah kebijakan suku bunga global.

Rekomendasi Saham untuk Trading Jumat Ini

Sejumlah saham direkomendasikan untuk dicermati oleh investor pada perdagangan Jumat, antara lain:

1. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Saham PTBA dinilai menarik untuk strategi trading buy dengan target harga Rp 3.300.

Secara fundamental, perusahaan batu bara ini berpotensi mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga energi global.

Dari sisi teknikal, harga sahamnya berada di area support sehingga menawarkan rasio risk-reward yang menarik.



2. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

JPFA juga direkomendasikan untuk trading buy dengan target Rp 2.800.

Saham sektor consumer food ini cenderung lebih defensif saat pasar bergejolak dan berpotensi menjadi tujuan rotasi dana di tengah ketidakpastian ekonomi.

3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

MDKA layak dipertimbangkan untuk speculative buy dengan target Rp 3.540.

Emiten ini memiliki eksposur pada komoditas tembaga dan emas yang biasanya diuntungkan saat kondisi global tidak stabil.

4. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)

APLN direkomendasikan untuk trading buy dengan target Rp 180.

Sektor properti berpotensi mengalami pemulihan seiring harapan penurunan suku bunga.

Selain itu, valuasi sahamnya yang relatif rendah membuka peluang rebound jangka pendek.

Strategi Trading di Tengah Volatilitas Global

Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, strategi trading jangka pendek dan buy on weakness dinilai lebih relevan.

Pergerakan pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter global.

Sementara itu, Head Online Trading BCA Sekuritas, Achmad Yaki, turut merekomendasikan saham PT United Tractors Tbk (UNTR).

Secara teknikal, saham UNTR menunjukkan pola doji dengan indikator stochastic yang sudah overbought.

Meski volume transaksi menurun, indikator RSI masih menunjukkan penguatan.



Kesimpulan

IHSG berpotensi mengalami rebound dalam jangka pendek setelah koreksi yang cukup dalam, terutama karena posisinya yang berada di area support kuat.

Namun, ketidakpastian global seperti kenaikan harga minyak dan kebijakan suku bunga tetap menjadi risiko utama.

Investor disarankan untuk lebih berhati-hati dengan menerapkan strategi trading jangka pendek dan memanfaatkan peluang buy on weakness.

Pemilihan saham juga sebaiknya mempertimbangkan sektor defensif maupun komoditas yang diuntungkan dalam kondisi pasar yang tidak stabil.

Sumber: https://money.kompas.com/read/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan