Pimpinan Muhammadiyah memulai pembangunan masjid megah di lingkungan Kampus IV Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), yang berlokasi di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan. Prosesi peletakan batu pertama dilaksanakan pada Sabtu (28/2/2026) sore sebagai tanda dimulainya proyek tersebut.
Rektor UMSU, Prof Agussani, menjelaskan bahwa rumah ibadah yang akan berdiri dua lantai itu diberi nama Masjid KH Ahmad Dahlan. Ia menyebut pembangunan ditargetkan tuntas pada awal 2027 dengan anggaran hampir menyentuh Rp20 miliar.
“Masjid ini ditargetkan akan dirampungkan pada Januari tahun 2027 dan akan dibangun dengan pembiayaan Rp19 Miliar lebih, hampir Rp20 Miliar,” ujarnya kepada Wartawan saat acara Peletakan Batu Pertama.
Menurut Agussani, keberadaan masjid ini diharapkan memberi manfaat luas, tidak hanya bagi civitas akademika tetapi juga masyarakat sekitar. Lokasi kampus yang berada di kawasan industri dengan puluhan ribu pekerja dinilai strategis untuk mendukung aktivitas ibadah.
“Ya tentunya ini nantinya akan menjadi Masjid peradaban untuk syiar Muhammadiyah dan keIslaman. Lebih dari pada itu Masjid ini akan membantu lingkungan sekitar yang mayoritas adalah kawasan perindustrian, jadi agar lebih mudah untuk beribadah,” ucapnya.
Masjid KH Ahmad Dahlan juga dirancang memiliki kapasitas sekitar dua ribu jemaah dan dipersiapkan sebagai salah satu lokasi pendukung pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah 2027.
“Tentu pemberian nama KH Ahmad Dahlan merupakan tokoh dan pendiri Muhammadiyah, tapi itu hak prerogatif dari PP Muhammadiyah untuk pemberian nama, kita UMSU hanya panitia penyelenggara, sedangkan panitia pusat adalah Muhammadiyah,” pungkasnya.

Komentar