Pemerintah melalui Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) mulai menyiapkan program sertifikasi bagi manajer dan bendahara Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dalam mengelola koperasi desa secara profesional.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa sertifikasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola koperasi yang modern, transparan, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat desa maupun kelurahan.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menciptakan manajer koperasi yang memiliki kemampuan kewirausahaan, pengelolaan usaha, hingga pelayanan masyarakat secara optimal.
Sertifikasi BNSP Jadi Standar Kompetensi Pengelola Kopdes Merah Putih
Kerja sama antara Kemenkop dan BNSP dilakukan untuk memastikan seluruh pengelola Kopdes Merah Putih memiliki standar kompetensi nasional. Sertifikasi tersebut nantinya diberikan kepada manajer dan bendahara yang dinilai memenuhi kemampuan sesuai kebutuhan koperasi modern.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membangun ekosistem koperasi desa yang profesional dan berkelanjutan. Para pengelola koperasi nantinya tidak hanya bertugas menjalankan administrasi, tetapi juga mengembangkan berbagai unit usaha yang dimiliki koperasi.
Manajer Kopdes Merah Putih akan bertanggung jawab terhadap berbagai layanan, mulai dari sembako, pergudangan, layanan kesehatan, hingga jasa keuangan mikro di desa. Karena itu, pemerintah menilai kompetensi SDM menjadi faktor utama keberhasilan program tersebut.
Ribuan Pelamar Ikuti Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih
Minat masyarakat untuk menjadi manajer Kopdes Merah Putih terbilang sangat tinggi. Pemerintah mencatat jumlah pelamar mencapai lebih dari 639 ribu orang hingga penutupan pendaftaran pada April 2026.
Dari total pendaftar tersebut, ratusan ribu peserta dinyatakan lolos administrasi dan mengikuti tahapan tes kompetensi yang berlangsung pada Mei 2026. Pemerintah memastikan proses rekrutmen dilakukan secara terbuka, transparan, dan bebas pungutan liar.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan peserta seleksi. Seluruh tahapan dilakukan secara objektif sesuai kemampuan masing-masing pelamar.
Kemenkop Siapkan Pelatihan dan Modul Manajerial
Selain sertifikasi, Kemenkop juga telah menyiapkan berbagai modul pelatihan untuk para manajer yang lolos seleksi. Pelatihan tersebut mencakup pemahaman dasar koperasi, kemampuan manajerial, hingga pengembangan jiwa entrepreneur bagi pengelola Kopdes Merah Putih.
Pemerintah berharap para manajer nantinya mampu mengoptimalkan potensi ekonomi desa melalui pengelolaan koperasi yang efektif dan profesional.
Kesimpulan
Kerja sama Kemenkop dan BNSP dalam menyiapkan sertifikasi manajer Kopdes Merah Putih menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi desa di Indonesia. Dengan adanya sertifikasi dan pelatihan kompetensi, pemerintah berharap para pengelola koperasi mampu menjalankan usaha secara profesional, transparan, dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat desa.
Sumber : https://m.antaranews.com

Komentar