Setiap datangnya musim haji, suasana haru dan penuh doa selalu menyelimuti keluarga yang akan melepas orang terkasih menuju Baitullah.
Mengantar orang tua atau keluarga menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji merupakan momen penuh haru dan kebahagiaan.
Dalam tradisi Islam, momen tersebut biasanya disertai dengan doa sebagai bentuk harapan agar perjalanan ibadah berjalan lancar, selamat, dan memperoleh haji yang mabrur.
Ibadah haji sendiri merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan bagi yang mampu, baik secara finansial maupun fisik.
Setiap jemaah tentu berharap agar ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan memperoleh predikat haji mabrur.
Keutamaan Haji Mabrur
Dilansir dari laman detik.com. Dalam ajaran Islam, haji mabrur memiliki keutamaan yang sangat besar.
Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada balasan bagi haji mabrur selain surga.
Haji mabrur dapat diartikan sebagai ibadah haji yang diterima oleh Allah SWT, yang ditandai dengan perubahan sikap menjadi lebih baik setelah kembali dari Tanah Suci.
Orang yang memperoleh haji mabrur biasanya menunjukkan peningkatan dalam kebaikan, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.
Doa untuk Orang Tua yang Berangkat Haji
Berikut beberapa doa yang dapat dibaca untuk orang tua atau kerabat yang akan menunaikan ibadah haji:
1. Doa Haji Mabrur
Arab:
زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Latin:
Zawwadakallaahut taqwa wa ghafara dzanbaka wa yassara lakal khaira haitsu maa kunta
Artinya:
“Semoga Allah membekalimu dengan ketakwaan, mengampuni dosa-dosamu, dan memudahkanmu dalam kebaikan di mana pun engkau berada.”
2. Doa Agar Mendapat Haji Mabrur
Arab:
اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا حَاجًا مَبْرُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا
Latin:
Allahummaj’alha hajjan mabruran wa dzanban maghfuran
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah ibadah hajinya sebagai haji yang mabrur dan dosa yang diampuni.”
3. Doa Memohon Keselamatan
Arab:
أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Latin:
Astawdi’ullaha diinaka wa amaanataka wa khawaatima ‘amalik
Artinya:
“Aku titipkan agamamu, amanahmu, dan akhir amalmu kepada Allah.”
4. Doa dari Orang yang Berangkat Haji
Arab:
أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِي لَا تَضِيعُ وَدَائِعُهُ
Latin:
Astawdi’ukallahal ladzi laa tadhii’u wadaa’i’uh
Artinya:
“Aku titipkan kalian kepada Allah yang tidak akan menyia-nyiakan titipan.”
Ciri-Ciri Haji Mabrur
Seseorang yang memperoleh haji mabrur biasanya menunjukkan perubahan positif dalam kehidupannya.
Beberapa cirinya antara lain:
- Bertutur kata dengan baik dan santun
- Menyebarkan kedamaian kepada sesama
- Memiliki kepedulian sosial yang tinggi
Selain itu, tanda lainnya meliputi:
- Lebih taat kepada Allah SWT
- Akhlak semakin baik
- Rajin bersedekah
- Aktif dalam kegiatan dakwah
- Menjaga amanah
- Suka menolong sesama
- Menjaga silaturahmi
- Mencintai ilmu dan majelis ilmu
Pentingnya Doa saat Melepas Jemaah Haji
Membaca doa saat melepas keberangkatan haji merupakan bentuk kasih sayang dan harapan agar orang yang berangkat senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
Doa juga menjadi penguat batin bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus bentuk dukungan spiritual agar ibadah yang dijalankan berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Kesimpulan
Doa untuk orang tua yang berangkat haji merupakan amalan yang sangat dianjurkan sebagai bentuk harapan agar perjalanan ibadah berjalan dengan selamat dan memperoleh haji mabrur.
Dengan memanjatkan doa serta disertai keikhlasan, diharapkan Allah SWT memberikan kemudahan, perlindungan, serta menerima seluruh rangkaian ibadah haji yang dilakukan.
Selain itu, tanda haji mabrur juga tercermin dari perubahan sikap menjadi lebih baik setelah kembali dari Tanah Suci.
Sumber: https://www.detik.com/hikmah/








