Dalam kehidupan sehari-hari, setiap manusia tentu memiliki harapan, keinginan, serta kebutuhan yang ingin diwujudkan dengan pertolongan Allah SWT.
Sebagai bentuk ikhtiar batin, umat Islam dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui amalan ibadah sunnah, salah satunya dengan melaksanakan sholat hajat.
Sholat hajat merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilakukan ketika seseorang memiliki keinginan atau kebutuhan tertentu kepada Allah SWT.
Setelah melaksanakan sholat hajat, umat Islam dianjurkan untuk memanjatkan doa sebagai bentuk permohonan agar hajat tersebut dikabulkan.
Dalam ajaran Islam, sholat hajat memiliki dasar dari hadits Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa seseorang yang memiliki kebutuhan hendaknya berwudhu dengan sempurna, lalu melaksanakan sholat dua rakaat dan berdoa kepada Allah SWT. Dilansir dari laman cahaya.kompas.com
Bacaan Doa Sholat Hajat
Berikut ini adalah doa sholat hajat sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW:
Arab:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin:
Laa ilaaha illallaahul haliimul kariim. Subhaanallaahi rabbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.
As-aluka muujibaati rahmatik, wa ‘azaa’ima maghfiratik, wal ghaniimata min kulli birrin, was salaamata min kulli itsmin.
Laa tada’ lii dzanban illaa ghafartah, wa laa hamman illaa farrajtah, wa laa haajatan hiya laka ridhan illaa qadhaitahaa yaa arhamar raahimiin.
Artinya:
“Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Lembut lagi Maha Pemurah. Maha Suci Allah, Tuhan pemilik Arsy yang agung. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Aku memohon kepada-Mu segala hal yang mendatangkan rahmat-Mu dan ampunan-Mu, serta memperoleh kebaikan dalam setiap urusan dan keselamatan dari segala dosa. Jangan Engkau biarkan satu pun dosaku kecuali Engkau ampuni, dan tidak ada kesulitan kecuali Engkau beri jalan keluar, serta tidak ada kebutuhan yang Engkau ridhai kecuali Engkau kabulkan, wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
Tata Cara Sholat Hajat
Pelaksanaan sholat hajat dilakukan sebanyak dua rakaat, sebagaimana sholat sunnah pada umumnya.
Dimulai dengan niat dan takbiratul ihram, kemudian diakhiri dengan salam.
Adapun niat sholat hajat adalah sebagai berikut:
Arab:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Latin:
Ushallii sunnatal haajati rak‘ataini lillaahi ta‘aala.
Artinya:
“Aku berniat melaksanakan sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Dalam pelaksanaannya, tidak ada ketentuan khusus mengenai surat yang harus dibaca setelah Al-Fatihah.
Namun, sebagian ulama menganjurkan membaca surat Al-Ikhlas dan Ayat Kursi. Setelah sholat selesai, dianjurkan membaca hamdalah dan sholawat, kemudian dilanjutkan dengan doa sholat hajat.
Setelah itu, seseorang dapat menyampaikan permohonan sesuai dengan kebutuhan, baik urusan dunia maupun akhirat.
Waktu Pelaksanaan Sholat Hajat
Sholat hajat dapat dilakukan kapan saja, selama tidak bertepatan dengan waktu-waktu yang dilarang untuk sholat.
Waktu yang sebaiknya dihindari antara lain setelah sholat Subuh hingga matahari terbit, saat matahari berada tepat di atas, setelah sholat Ashar, dan menjelang matahari terbenam.
Meski demikian, waktu yang paling utama untuk melaksanakan sholat hajat adalah pada sepertiga malam terakhir.
Pada waktu tersebut, Allah SWT membuka pintu doa dan memberikan kesempatan bagi hamba-Nya untuk memohon serta berharap dikabulkan segala hajatnya.
Kesimpulan
Sholat hajat merupakan ibadah sunnah yang dilakukan untuk memohon kepada Allah SWT agar keinginan atau kebutuhan dapat dikabulkan.
Amalan ini dilengkapi dengan doa khusus yang penuh makna, berisi permohonan ampunan, kemudahan, serta keberkahan dalam hidup.
Dengan memahami tata cara, bacaan doa, serta waktu pelaksanaannya, umat Islam dapat menjalankan sholat hajat dengan lebih khusyuk.
Diharapkan melalui ibadah ini, setiap hajat yang diinginkan dapat dikabulkan oleh Allah SWT sesuai dengan kehendak-Nya.
Sumber : https://cahaya.kompas.com/









