Pengajuan KUR Mandiri 2026 kini bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, tanpa harus datang dan mengantre di kantor cabang. Fitur ini sangat membantu pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan waktu dan mobilitas tinggi.
Melalui aplikasi Livin’, calon debitur dapat mengakses menu pinjaman, memilih Kredit Usaha Rakyat (KUR), mengisi data usaha, hingga mengunggah dokumen persyaratan langsung dari ponsel.
Namun perlu diketahui, tidak semua nasabah langsung mendapatkan opsi KUR di aplikasi. Ketersediaan fitur bergantung pada profil dan histori perbankan masing-masing pengguna.
Langkah-Langkah Mengajukan KUR Mandiri 2026 via Livin’
Dilansir dari bungkuselatan, berikut tahapan cara pengajuan KUR Mandiri 2026 lewat Livin’ by Mandiri:
- Buka aplikasi Livin’ by Mandiri dan login menggunakan akun yang telah terverifikasi.
- Masuk ke menu Pinjaman atau cek banner Kredit Usaha Rakyat (KUR) di halaman utama.
- Jika tersedia, klik Ajukan Sekarang untuk memulai pengajuan.
- Baca dan pahami syarat serta ketentuan, lalu setujui.
- Tentukan nominal pinjaman dan tenor angsuran sesuai kemampuan bayar.
- Lengkapi data pribadi dan data usaha secara akurat, termasuk omzet sebenarnya.
- Unggah dokumen persyaratan seperti KTP, NIB/SKU, dan foto tempat usaha dengan kualitas jelas.
- Kirim pengajuan dan tunggu notifikasi verifikasi dari Bank Mandiri.
Setelah pengajuan terkirim, petugas mantri atau marketing Bank Mandiri biasanya akan menghubungi untuk menjadwalkan survei lokasi usaha. Pastikan nomor ponsel aktif agar proses berjalan lancar.
Syarat Pengajuan KUR Mandiri 2026
Untuk mengajukan KUR Mandiri 2026, calon debitur wajib memenuhi sejumlah persyaratan utama, antara lain:
- Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima kredit produktif lain, kecuali KPR, KKB, atau kartu kredit
- Memiliki riwayat SLIK OJK/BI Checking yang lancar tanpa kredit macet
Kelengkapan dokumen menjadi faktor penting agar pengajuan tidak ditolak analis kredit.
Dokumen Pengajuan KUR Mandiri 2026
Sebelum mengajukan KUR mandiri ada beberpa dokumen yang harus disiapkan, agar tidak ada kendala pada saat pengajuan.
Berikut dokumen yang perlu disiapkan:
- E-KTP pemohon dan pasangan (jika menikah)
- Kartu Keluarga (KK) terbaru
- Surat Nikah atau Cerai (jika ada)
- NIB atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
- NPWP (wajib untuk plafon di atas Rp50 juta)
- BPJS Ketenagakerjaan (untuk KUR Kecil di atas Rp100 juta)
- Pas foto 4×6 pemohon dan pasangan
Disarankan membawa dokumen asli dan fotokopi saat survei lapangan untuk mempercepat proses verifikasi.
Jenis-Jenis KUR Mandiri 2026
KUR Mandiri 2026 terbagi dalam beberapa kategori sesuai skala usaha dan kebutuhan modal:
1. KUR Super Mikro
Diperuntukkan bagi usaha pemula atau korban PHK yang ingin memulai bisnis. Plafon maksimal Rp10 juta dengan syarat pendampingan usaha.
2. KUR Mikro
Jenis paling banyak diminati UMKM kecil. Plafon Rp10 juta–Rp100 juta tanpa agunan tambahan.
3. KUR Kecil
Ditujukan untuk usaha yang sudah berkembang. Plafon Rp100 juta–Rp500 juta, wajib menyertakan agunan tambahan seperti BPKB atau sertifikat.
4. KUR Penempatan TKI
Pinjaman khusus untuk biaya keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri. Plafon disesuaikan kebutuhan, umumnya hingga Rp25 juta.
5. KUR Khusus
Diberikan kepada kelompok usaha berbasis klaster seperti pertanian, peternakan, dan perikanan rakyat. Plafon bisa mencapai Rp500 juta per anggota.
Tips Agar Lolos Survei KUR Mandiri 2026
Agar pengajuan KUR Mandiri disetujui, perhatikan beberapa hal berikut:
- Pastikan usaha terlihat aktif dan berjalan saat survei
- Catat keuangan usaha dengan rapi meski sederhana
- Jawaban saat wawancara harus konsisten dengan data pengajuan
- Jaga kebersihan dan kerapian tempat usaha
- Pisahkan rekening pribadi dan rekening usaha
- Sampaikan kondisi utang lain secara jujur dan terbuka
Riwayat paylater atau pinjaman online sebaiknya dilunasi terlebih dahulu agar tidak menghambat proses pengecekan SLIK OJK.
Berapa Lama Pencairan KUR Mandiri 2026?
Waktu pencairan KUR Mandiri 2026 umumnya membutuhkan 3–7 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap dan survei selesai dilakukan.
Untuk nasabah lama atau pengajuan top up, proses bisa lebih cepat, bahkan 1–2 hari kerja jika data historis sudah tersimpan dengan baik di sistem Bank Mandiri.
Keterlambatan biasanya terjadi akibat perbedaan data kependudukan, sehingga pastikan data KTP dan Dukcapil telah diperbarui sebelum mengajukan kredit.
Baca Juga : Kapan KUR Mandiri 2026 Dibuka? Ini Prediksi Jadwal dan Syarat Pengajuannya
Kesimpulan
Pengajuan KUR Mandiri 2026 melalui aplikasi Livin’ by Mandiri memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk mengakses pembiayaan secara praktis tanpa harus datang ke kantor cabang.
Dengan proses digital mulai dari pengisian data, unggah dokumen, hingga verifikasi awal, skema ini dinilai lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha yang memiliki keterbatasan waktu.
Baca Juga : Tabel KUR Mandiri 2026 Pinjaman Rp 10 Juta–Rp 50 Juta: Simak Cicilan per Bulan Terbaru
Meski demikian, ketersediaan fitur KUR di aplikasi tetap bergantung pada profil dan riwayat perbankan masing-masing nasabah.
Agar pengajuan KUR Mandiri 2026 dapat disetujui dan pencairan berjalan cepat, calon debitur perlu memastikan usaha telah memenuhi syarat, dokumen lengkap, serta data kependudukan dan usaha valid.
Pemilihan jenis KUR yang sesuai skala usaha, kesiapan saat survei, serta riwayat kredit yang sehat menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan pengajuan dan percepatan pencairan dana.
Sumber : https://bungkuselatan.id










