Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi berlangsung saat Indonesia masih berada dalam periode musim hujan. Karena itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Merak mengimbau para pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan serta mempersiapkan perjalanan dengan matang, khususnya bagi masyarakat yang akan menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatera.
Menjelang puncak arus mudik, BMKG menyoroti para pemudik yang menggunakan sepeda motor. Pemudik yang membawa anak kecil diminta lebih memperhatikan perlengkapan keselamatan serta kondisi fisik selama perjalanan. Selain itu, perubahan cuaca saat penyeberangan juga perlu diantisipasi agar perjalanan tetap aman.
Potensi Hujan di Sekitar Pelabuhan Merak dan Ciwandan
Peringatan ini disampaikan karena wilayah Banten masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tertentu. Area yang perlu diwaspadai terutama berada di sekitar Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan yang menjadi jalur utama penyeberangan menuju Sumatera melalui Selat Sunda.
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Merak, Muhammad Zakky Faza, mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati saat melakukan perjalanan mudik melalui jalur tersebut.
“Bagi masyarakat yang akan mudik melalui jalur Merak–Bakauheni, diimbau untuk tetap waspada karena kondisi cuaca masih berpotensi hujan,” ujar Zakky dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Sabtu (7/3/2026).
Baca Juga : Jadwal Libur Lebaran 2026 Resmi: Rincian Libur Sekolah, ASN, dan Pegawai Swasta
Kondisi Gelombang Selat Sunda Perlu Diperhatikan
Selain faktor hujan, BMKG juga memantau kondisi gelombang laut di Selat Sunda. Berdasarkan prakiraan terbaru, tinggi gelombang di Selat Sunda bagian utara diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.
Sementara itu, di perairan selatan Banten, gelombang laut diperkirakan lebih tinggi, yaitu antara 1,25 hingga 2,5 meter. Angin di wilayah tersebut umumnya bertiup dari arah barat dengan kecepatan mencapai 15 knot.
Menurut Zakky, meskipun gelombang masih berada pada kategori rendah hingga sedang, pengguna transportasi laut tetap harus meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan penyeberangan.
Warga Pesisir Diminta Waspadai Banjir Rob
BMKG juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Banten untuk mewaspadai potensi banjir rob. Fenomena pasang air laut ini diperkirakan dapat terjadi pada beberapa tanggal di bulan Maret 2026, yakni pada 3, 19, dan 22 Maret.
Oleh karena itu, masyarakat diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipasi sejak dini.
Pentingnya Memantau Informasi Cuaca Saat Mudik
Para pemudik juga dianjurkan untuk selalu mengikuti informasi cuaca terbaru serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Langkah ini penting agar perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan nyaman hingga tiba di kampung halaman.
Baca Juga : Ucapan Lebaran 2026 untuk Hampers Idulfitri 1447 H, Lengkap Bahasa Indonesia dan Inggris
Kesimpulan
BMKG mengingatkan para pemudik Lebaran 2026 yang melintasi jalur penyeberangan Merak–Bakauheni agar meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan dan kondisi gelombang di Selat Sunda masih dapat memengaruhi perjalanan.
Pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang membawa anak kecil, diimbau untuk mempersiapkan perlengkapan keselamatan dengan baik serta rutin memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Dengan persiapan yang matang dan mengikuti arahan petugas, perjalanan mudik Lebaran diharapkan tetap aman, lancar, dan nyaman hingga sampai ke kampung halaman.

Komentar