Informasi
Beranda / Informasi / IHSG 12 Mei 2026: Dibuka Koreksi, Simak Level Support dan Resistance

IHSG 12 Mei 2026: Dibuka Koreksi, Simak Level Support dan Resistance

IHSG 12 Mei 2026: Dibuka Koreksi, Simak Level Support dan Resistance
IHSG 12 Mei 2026: Dibuka Koreksi, Simak Level Support dan Resistance

IHSG 12 Mei 2026 dibuka koreksi ke level 6.946,845 pada perdagangan Selasa pagi di tengah tekanan jual pada sejumlah saham di pasar modal Indonesia.

Pergerakan ini membuat investor mulai mencermati level support dan resistance IHSG untuk menentukan arah perdagangan selanjutnya.

Berdasarkan data perdagangan pagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun sekitar 36,5 poin atau sebesar 0,53 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Meski bergerak di zona merah, aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia masih terpantau cukup aktif pada awal sesi perdagangan hari ini.



Pergerakan IHSG pada Awal Perdagangan

Pada perdagangan sesi pertama pagi ini, pergerakan IHSG berada dalam rentang level 6.866,022 hingga 6.977,286.

Kondisi pasar menunjukkan adanya tekanan jual yang masih mendominasi sebagian sektor saham.

Meski indeks melemah, sejumlah saham masih mencatatkan penguatan.

Tercatat sebanyak 236 saham mengalami kenaikan, sementara 300 saham melemah dan 172 saham lainnya bergerak stagnan atau tidak berubah.

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada perdagangan pagi ini tercatat mencapai sekitar Rp12.238 triliun.

Aktivitas Transaksi Saham Pagi Ini

Aktivitas perdagangan saham pada awal sesi terlihat cukup aktif.

Hingga pagi hari, sebanyak 3,4 miliar saham telah diperdagangkan melalui lebih dari 273 ribu transaksi.

Sementara itu, total nilai transaksi jual beli saham di pasar tercatat mencapai sekitar Rp1,4 triliun.

Data tersebut menunjukkan minat transaksi investor masih cukup tinggi meskipun IHSG bergerak di zona merah.



Analisis IHSG dari Binaartha Sekuritas

Analis dari Binaartha Sekuritas menilai IHSG sebelumnya telah mengalami koreksi sebesar 2,86 persen ke level 6.969,369 pada penutupan perdagangan 8 Mei 2026.

Koreksi tersebut dinilai cukup agresif setelah IHSG sempat mengalami penguatan sejak awal pekan perdagangan sebelumnya.

Menurut analisis teknikal, area support di kisaran 6.925 hingga 6.950 menjadi titik penting yang perlu diperhatikan investor.

Area Support dan Resistance IHSG

Pergerakan IHSG selanjutnya diperkirakan akan dipengaruhi oleh kemampuan indeks bertahan di area support utama.

Apabila IHSG mampu bertahan di area tersebut, peluang rebound atau penguatan kembali masih terbuka.

Namun, jika menembus ke bawah level support, maka tekanan koreksi diperkirakan dapat berlanjut.

Berikut level support dan resistance IHSG:

Level Support

  • 6.924
  • 6.838
  • 6.727
  • 6.587

Level Resistance

  • 7.275
  • 7.403
  • 7.497



Indikator MACD Menunjukkan Sinyal Bearish

Dari sisi teknikal, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan adanya momentum bearish pada pergerakan IHSG.

Sinyal tersebut mengindikasikan tekanan jual masih cukup kuat sehingga pelaku pasar cenderung lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi jangka pendek. Dirangkum dari laman tirto.id

Kesimpulan

IHSG dibuka melemah ke level 6.946 pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026, di tengah tekanan jual yang masih mendominasi pasar saham.

Meski aktivitas transaksi cukup aktif, jumlah saham yang mengalami pelemahan lebih banyak dibanding saham yang menguat.

Analis pasar menilai area support 6.925–6.950 menjadi level penting untuk menentukan arah pergerakan IHSG selanjutnya.

Selain itu, indikator MACD yang menunjukkan sinyal bearish juga menjadi perhatian investor dalam mencermati potensi pergerakan pasar ke depan.

Sumber : https://tirto.id/ihsg

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan