Artikel
Beranda / Artikel / Khutbah Jumat: Hikmah di Balik Kisah Ulama yang Gagal Naik Haji

Khutbah Jumat: Hikmah di Balik Kisah Ulama yang Gagal Naik Haji

Kaum muslimin rahimakumullah,
Ibadah haji merupakan impian besar bagi setiap Muslim. Banyak orang rela menabung bertahun-tahun demi dapat menjejakkan kaki di Tanah Suci. Namun, tidak semua yang berniat berangkat akhirnya sampai ke Makkah. Ada kalanya Allah menunda perjalanan itu demi menghadirkan hikmah yang jauh lebih besar.

Salah satu kisah penuh pelajaran datang dari seorang ulama besar bernama Abdullah bin Mubarak. Beliau dikenal sebagai sosok alim, dermawan, dan sangat ingin menunaikan ibadah haji. Akan tetapi, dalam sebuah perjalanan menuju Tanah Suci, beliau justru membatalkan keberangkatannya setelah menyaksikan penderitaan sebuah keluarga miskin yang kelaparan.



Khutbah Pertama

الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Amma ba’du.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa. Ketakwaan bukan hanya tampak dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam kepedulian terhadap sesama manusia.
Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.” (QS. Ali Imran: 102)



Kaum muslimin yang dimuliakan Allah,
Dalam kehidupan ini, manusia sering memiliki rencana besar. Namun Allah memiliki keputusan yang jauh lebih baik. Terkadang apa yang kita anggap kegagalan justru menjadi jalan datangnya kemuliaan.
Demikian pula kisah seorang ulama besar, Abdullah bin Mubarak. Beliau telah menyiapkan bekal untuk menunaikan ibadah haji. Dalam perjalanan, beliau singgah di sebuah daerah dan mendapati seorang ibu bersama anak-anaknya dalam keadaan sangat lapar.

Dikisahkan, keluarga tersebut sampai mengambil bangkai demi menyambung hidup karena tidak memiliki makanan halal yang dapat dimakan. Melihat keadaan itu, hati Abdullah bin Mubarak tersentuh. Beliau akhirnya menyerahkan seluruh bekal hajinya kepada keluarga tersebut hingga beliau tidak jadi berangkat ke Tanah Suci.

Jamaah Jumat rahimakumullah,
Dari kisah ini terdapat pelajaran besar bahwa ibadah sosial memiliki kedudukan yang sangat mulia di sisi Allah SWT. Menolong orang yang kelaparan, membantu fakir miskin, dan menyelamatkan kehidupan sesama merupakan amal yang sangat dicintai Allah.
Rasulullah SAW bersabda:

أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Artinya:
“Manusia yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
Kisah Abdullah bin Mubarak juga mengajarkan tentang keikhlasan. Beliau rela mengorbankan impian besar demi membantu orang lain tanpa berharap pujian manusia. Inilah akhlak para ulama salaf yang lebih mendahulukan kebutuhan umat dibanding kepentingan pribadi.

Allah SWT berfirman:

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ



Artinya:
“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan yang sempurna sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai.” (QS. Ali Imran: 92)

Kaum muslimin yang dirahmati Allah,
Di zaman sekarang, semangat kepedulian sosial harus terus dihidupkan. Banyak saudara kita yang kesulitan ekonomi, terlilit utang, kekurangan makanan, bahkan kesulitan biaya pendidikan. Jangan sampai kita sibuk mengejar kesalehan pribadi namun melupakan penderitaan orang lain.

Haji memang ibadah agung, tetapi hati yang penuh kasih sayang dan kepedulian juga merupakan jalan menuju ridha Allah SWT.
Semoga Allah menjadikan kita hamba yang bertakwa, ikhlas dalam beramal, serta ringan tangan membantu sesama.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم ولسائر المسلمين فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah Kedua

الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه كما يحب ربنا ويرضى.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Kaum muslimin rahimakumullah,
Marilah kita menutup khutbah ini dengan memperbanyak istighfar dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Jangan pernah meremehkan amal kecil yang dilakukan dengan ikhlas karena bisa jadi amal tersebut lebih besar nilainya di sisi Allah dibanding ibadah yang terlihat megah.
Allah SWT berfirman:

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

Artinya:
“Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya.” (QS. Az-Zalzalah: 7)



Semoga Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita untuk beribadah, menolong sesama, serta menjaga hati dari sifat sombong dan riya.

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات.
اللهم أصلح أئمتنا وولاة أمورنا، واجعل هذا البلد آمنًا مطمئنًا وسائر بلاد المسلمين.
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.
عباد الله، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم ولذكر الله أكبر والله يعلم ما تصنعون.

Penutup

Demikian khutbah Jumat tentang hikmah di balik kisah ulama yang gagal naik haji. Semoga kita dapat mengambil pelajaran berharga bahwa ibadah kepada Allah tidak hanya diwujudkan melalui ritual semata, tetapi juga melalui kepedulian, keikhlasan, dan pengorbanan untuk membantu sesama manusia.

Mari jadikan kisah Abdullah bin Mubarak sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, agar hati kita semakin lembut, gemar bersedekah, dan selalu mendahulukan kemaslahatan umat.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, melapangkan rezeki, memudahkan langkah menuju kebaikan, serta menjadikan kita hamba yang istiqamah dalam iman dan takwa.

آمين يا رب العالمين.

Sumber : https://cahaya.kompas.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan