Informasi
Beranda / Informasi / Doa Sebelum dan Sesudah Ijab Qabul Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Doa Sebelum dan Sesudah Ijab Qabul Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Doa Sebelum dan Sesudah Ijab Qabul Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

Ijab qabul merupakan inti dari akad nikah. Ijab diucapkan oleh wali perempuan, sedangkan qabul diucapkan oleh calon suami sebagai bentuk penerimaan. Tanpa ijab qabul, pernikahan dianggap tidak sah dalam Islam.

Momen ini tidak hanya bersifat formal, tetapi juga spiritual karena menjadi ikatan sah antara dua insan di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, memperkuatnya dengan doa sangat dianjurkan.



Doa Sebelum Ijab Qabul

Sebelum akad dimulai, tidak ada doa khusus yang diwajibkan secara baku. Namun, para ulama menganjurkan membaca doa agar diberikan kelancaran dan keberkahan. Berikut contoh doa yang dapat diamalkan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan darinya dan kebaikan yang Engkau ciptakan padanya, serta aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan yang Engkau ciptakan padanya.”

Doa ini mencerminkan harapan agar pasangan yang akan dinikahi membawa kebaikan dalam kehidupan rumah tangga. Selain itu, dianjurkan juga memperbanyak istighfar, membaca shalawat, serta memohon kemudahan agar proses akad berjalan lancar tanpa hambatan.

Doa Setelah Ijab Qabul

Setelah ijab qabul selesai, terdapat doa yang sangat dianjurkan berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW. Doa ini biasa dibacakan oleh tamu, keluarga, atau penghulu:

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Artinya: “Semoga Allah memberkahimu, melimpahkan keberkahan atasmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.”

Doa ini diriwayatkan dalam hadis dan menjadi amalan yang sangat dianjurkan setelah akad nikah karena mengandung harapan akan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.



Adab Membaca Doa dalam Prosesi Akad

Agar doa lebih bermakna dan sesuai tuntunan, ada beberapa adab yang perlu diperhatikan:

  1. Niat yang Ikhlas
    Setiap doa harus dilandasi niat ibadah kepada Allah SWT, bukan sekadar formalitas.
  2. Mengikuti Sunnah
    Mengamalkan doa yang diajarkan Rasulullah SAW menjadi bentuk mengikuti sunnah yang membawa keberkahan.
  3. Khusyuk dan Tidak Berlebihan
    Doa dibaca dengan penuh kesadaran, tidak berlebihan, dan tetap sederhana.
  4. Menggunakan Bahasa yang Dipahami
    Islam tidak membatasi bahasa doa. Selama maknanya baik dan benar, boleh menggunakan bahasa Indonesia.

Pentingnya Doa dalam Pernikahan

Doa sebelum dan sesudah ijab qabul memiliki makna yang dalam, yaitu sebagai permohonan agar pernikahan:

  • Diberkahi oleh Allah SWT
  • Dijauhkan dari konflik dan perpecahan
  • Diberikan ketenangan dan kebahagiaan
  • Menjadi ladang ibadah sepanjang hidup

Dalam Islam, setiap amal sangat bergantung pada niat dan doa. Bahkan dalam ibadah lain seperti zakat, ijab qabul juga menjadi simbol penegasan niat yang penting dalam syariat. Hal ini menunjukkan bahwa ucapan dan doa memiliki peran besar dalam menyempurnakan ibadah, termasuk dalam akad nikah.



Penutup

Doa sebelum dan sesudah ijab qabul merupakan bagian penting dalam menyempurnakan akad nikah dalam Islam. Meski tidak semua doa bersifat wajib, mengamalkannya sesuai tuntunan Rasulullah SAW akan menambah keberkahan dalam pernikahan.

Doa sebelum akad berfungsi sebagai permohonan kelancaran, sedangkan doa setelah akad menjadi bentuk harapan agar rumah tangga dipenuhi kebaikan.

Sumber

https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6595532/bacaan-ijab-qabul-sesuai-ajaran-islam-beserta-ketentuannya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan