Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momen besar dalam Islam yang penuh makna pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Pada hari istimewa ini, umat Muslim yang mampu dianjurkan melaksanakan ibadah qurban sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah serta meneladani Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Menjelang Idul Adha, banyak umat Islam mulai mempersiapkan hewan qurban, dana, dan kebutuhan lainnya. Namun, bukan hanya persiapan materi yang penting dilakukan. Ada sejumlah amalan sunnah yang juga sangat dianjurkan agar hati lebih siap menyambut hari raya dan ibadah qurban menjadi lebih bermakna.
Dengan menjalankan amalan sebelum qurban sesuai sunnah, seorang Muslim dapat meraih pahala tambahan sekaligus meningkatkan ketakwaan. Karena itu, penting memahami ibadah apa saja yang bisa dilakukan menjelang Hari Raya Iduladha.
Makna Qurban dalam Islam
Qurban berasal dari kata “qaruba” yang berarti dekat. Ibadah qurban menjadi simbol usaha seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pengorbanan harta dan keikhlasan hati.
Hewan yang disembelih bukan sekadar ritual, tetapi wujud ketaatan kepada perintah Allah. Selain itu, daging qurban juga dibagikan kepada masyarakat, terutama yang membutuhkan, sehingga membawa manfaat sosial yang besar.
Amalan Sebelum Qurban Sesuai Sunnah
Berikut beberapa amalan yang dianjurkan menjelang pelaksanaan qurban.
1. Berpuasa di Awal Dzulhijjah (1-7 Dzulhijjah)
Puasa sunnah pada tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah sangat dianjurkan bagi yang mampu. Khusus tanggal 9 Dzulhijjah, dikenal sebagai Puasa Arafah yang memiliki keutamaan besar.
Puasa ini menjadi sarana membersihkan diri dan meningkatkan kualitas ibadah menjelang Iduladha.
2. Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
Disebut “Tarwiyah” karena hari ini adalah hari di mana jamaah haji mulai bersiap menuju Arafah. Meskipun kita tidak berhaji, puasa di hari ini punya keutamaan besar dan menjadi kesempatan untuk kita memanen pahala lewat Puasa Sunnah.
Sebagian ulama menyebutkan, puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun yang lalu. Meski hadits tentangnya masih diperselisihkan derajatnya, tetap banyak yang mengamalkannya sebagai bentuk cinta kepada sunnah.
3. Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
Inilah puasa yang paling utama sebelum Idul Adha, yakni Puasa Arafah. Puasa ini dianjurkan bagi siapa saja yang tidak sedang menunaikan haji. Keutamaannya luar biasa.
4. Menahan Rambut dan Kuku bagi yang Hendak Berqurban
Bagi seseorang yang berniat berqurban, dianjurkan untuk tidak memotong rambut dan kuku sejak masuk tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan qurban disembelih.
Amalan ini dilakukan sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Meski demikian, jika terlanjur memotongnya, ibadah qurban tetap sah.
5. Memperbanyak Sedekah
Menjelang hari raya, kebutuhan masyarakat sering meningkat. Karena itu, bersedekah menjadi amalan yang sangat baik dilakukan.
Sedekah dapat berupa uang, makanan, bantuan tenaga, atau bentuk kebaikan lainnya. Semakin banyak berbagi, semakin besar keberkahan yang dirasakan.
6. Memperbaiki Niat Berqurban
Qurban bukan ajang pamer atau sekadar tradisi tahunan. Karena itu, penting menata niat bahwa ibadah ini dilakukan semata-mata karena Allah SWT. Niat yang benar akan menjadikan amalan kecil bernilai besar di sisi-Nya.
Hikmah Menjalankan Amalan Sebelum Qurban
Ada banyak manfaat spiritual ketika seseorang mengisi hari-hari sebelum Iduladha dengan ibadah, di antaranya :
- Hati menjadi lebih lembut
- Semangat beribadah meningkat
- Lebih siap menyambut hari raya
- Menumbuhkan rasa syukur
- Menambah pahala di hari-hari utama
- Menguatkan kepedulian sosial
Qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang menyembelih sifat sombong, kikir, dan cinta dunia berlebihan.
Tips Menyambut Idul Adha dengan Maksimal
Agar momen Iduladha lebih bermakna, lakukan beberapa hal berikut ini :
- Susun rencana ibadah sejak awal Dzulhijjah.
- Sisihkan dana qurban jauh-jauh hari.
- Libatkan keluarga dalam semangat ibadah.
- Datangi shalat Ied dengan penuh kegembiraan.
- Perbanyak doa agar ibadah diterima.
Kesimpulan
Amalan sebelum qurban sesuai sunnah sangat penting dilakukan agar menyambut Hari Raya Iduladha dengan hati yang bersih dan penuh ketakwaan. Beberapa ibadah yang dianjurkan antara lain memperbanyak dzikir, puasa Dzulhijjah, menjaga rambut dan kuku bagi yang berqurban, bersedekah, membaca Al-Qur’an, serta memperbaiki niat.
Dengan memaksimalkan hari-hari menjelang Iduladha, ibadah qurban tidak hanya bernilai ritual, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga setiap amal yang dilakukan diterima dan membawa keberkahan.
Sumber :
https://bmm.or.id/artikel/amalan-sunnah-menjelang-idul-adha-yang-punya-pahala-besar-PLK










