Informasi
Beranda / Informasi / Doa Qunut: Bacaan Lengkap, Hukum, dan Waktu Membacanya dalam Shalat Subuh

Doa Qunut: Bacaan Lengkap, Hukum, dan Waktu Membacanya dalam Shalat Subuh

Doa Qunut: Bacaan Lengkap, Hukum, dan Waktu Membacanya dalam Shalat Subuh

Dalam kehidupan seorang Muslim, shalat menjadi ibadah utama yang tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Di dalam pelaksanaan shalat, terdapat beberapa amalan sunnah yang memiliki nilai keutamaan tinggi, salah satunya adalah membaca doa qunut pada shalat Subuh.

Meski tidak semua umat Islam mengamalkannya, doa qunut tetap menjadi bagian penting dalam praktik ibadah sebagian besar kaum Muslimin, khususnya di Indonesia.

Doa qunut sering kali menjadi bahan pertanyaan, baik dari segi bacaan, hukum, maupun waktu pelaksanaannya. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami secara utuh agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan.



Bacaan Doa Qunut Lengkap

Doa qunut biasanya dibaca pada rakaat kedua shalat Subuh setelah rukuk (i’tidal). Berikut adalah bacaan doa qunut yang umum digunakan:

Arab :
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Latin :
Allahummahdini fiiman hadait, wa ‘aafini fiiman ‘aafait, wa tawallani fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait.

Artinya :
“Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah aku kesehatan sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan, peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau pelihara, berkahilah aku dalam apa yang telah Engkau berikan, dan lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkaulah yang menetapkan dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau beri perlindungan, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi.”



Hukum Membaca Doa Qunut

Dalam hal hukum, para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai qunut Subuh. Perbedaan ini merupakan hal yang wajar dalam khazanah fiqih Islam.

Sebagian ulama, khususnya dalam mazhab Syafi’i, berpendapat bahwa membaca doa qunut pada shalat Subuh hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan). Artinya, jika dikerjakan akan mendapatkan pahala, namun jika ditinggalkan tidak berdosa.

Di sisi lain, ada pula ulama dari mazhab lain seperti Hanafi dan Hanbali yang tidak mewajibkan atau tidak membiasakan qunut dalam shalat Subuh, kecuali dalam kondisi tertentu seperti saat terjadi musibah (qunut nazilah).

Perbedaan ini seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling menyalahkan. Justru, hal ini menunjukkan keluasan ajaran Islam yang memberikan kemudahan bagi umatnya dalam beribadah sesuai dengan pemahaman yang diyakini.

Waktu Membaca Doa Qunut

Doa qunut dibaca pada rakaat kedua shalat Subuh setelah bangkit dari rukuk (i’tidal). Pada posisi ini, imam atau orang yang shalat sendiri mengangkat kedua tangan seperti berdoa, lalu membaca doa qunut dengan penuh kekhusyukan.

Bagi makmum, dianjurkan untuk mengamini doa yang dibaca oleh imam. Sementara itu, jika seseorang lupa membaca qunut, maka dianjurkan untuk melakukan sujud sahwi sebelum salam sebagai bentuk penyempurnaan shalat.

Selain pada shalat Subuh, doa qunut juga dapat dibaca dalam situasi tertentu, seperti saat terjadi bencana atau kesulitan besar yang menimpa umat Islam. Dalam kondisi tersebut, doa qunut dibaca pada shalat fardhu lainnya sebagai bentuk permohonan pertolongan kepada Allah SWT.



Hikmah Membaca Doa Qunut

Membaca doa qunut memiliki banyak hikmah yang dapat dirasakan oleh seorang Muslim. Di antaranya adalah meningkatkan rasa ketergantungan kepada Allah, memperkuat keimanan, serta menjadi sarana memohon perlindungan dari berbagai keburukan.

Selain itu, doa qunut juga mengajarkan pentingnya sikap tawakal dan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan. Dengan membaca doa ini secara rutin, hati menjadi lebih tenang dan penuh harapan kepada rahmat Allah SWT.

Kesimpulan

Doa qunut merupakan salah satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam shalat Subuh. Bacaan doa ini berisi permohonan petunjuk, perlindungan, dan keberkahan dari Allah SWT. Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai hukumnya, hal tersebut tidak mengurangi nilai ibadah bagi yang mengamalkannya.

Waktu pelaksanaan doa qunut adalah pada rakaat kedua setelah rukuk, dan dianjurkan untuk dibaca dengan penuh kekhusyukan. Dengan memahami bacaan, hukum, dan waktu pelaksanaannya, diharapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik dan penuh kesadaran.

Sumber :

https://jatim.nu.or.id/keislaman/bacaan-qunut-arab-latin-terjemah-dan-ketentuannya-qmRGC

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan