Shalat merupakan ibadah utama dalam Islam yang diawali dengan rangkaian bacaan penuh makna dan kekhusyukan. Salah satu bacaan yang dianjurkan untuk menambah kesempurnaan shalat adalah doa iftitah.
Doa iftitah adalah bacaan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dibaca setelah takbiratul ihram dalam shalat.
Secara bahasa, kata iftitah berarti pembukaan. Doa ini menjadi bagian penting sebagai pembuka dalam ibadah shalat yang mengandung pujian, pengagungan kepada Allah SWT, serta permohonan ampunan dan perlindungan.
Keutamaan Membaca Doa Iftitah
Membaca doa iftitah memiliki nilai keutamaan yang besar karena menjadi awal komunikasi seorang hamba dengan Allah SWT dalam shalat.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk membaca doa ini setelah takbiratul ihram sebelum melanjutkan bacaan Al-Qur’an.
Dengan membaca doa iftitah, seorang muslim memposisikan dirinya dalam keadaan penuh ketundukan, membersihkan hati dari kesombongan, serta menegaskan keimanan hanya kepada Allah SWT.
Bacaan Doa Iftitah (Arab, Latin, dan Artinya)
Tulisan Arab:
اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Tulisan Latin:
Allaahu akbar kabiiroo walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiilaa.
Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa anaa minal musyrikiin.
Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.
Artinya:
“Allah Maha Besar dengan kebesaran yang sempurna. Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketulusan dan kepasrahan, dan aku bukan termasuk orang-orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dan demikianlah aku diperintahkan, dan aku termasuk orang-orang muslim.”
Makna dan Kandungan Doa Iftitah
Doa iftitah mencerminkan penyerahan diri secara total kepada Allah SWT.
Di dalamnya terdapat pengakuan keesaan Allah, keikhlasan dalam beribadah, serta komitmen bahwa seluruh aspek kehidupan hanya untuk-Nya.
Selain itu, doa ini juga mengandung nilai spiritual yang mendalam, yaitu mengingatkan manusia untuk selalu bersyukur, menjaga keikhlasan, serta mendekatkan diri kepada Allah dengan hati yang bersih.
Hikmah Membaca Doa Iftitah dalam Shalat
Membaca doa iftitah memberikan ketenangan batin dan membantu menghadirkan kekhusyukan dalam shalat.
Bacaan ini juga menjadi bentuk ikhtiar seorang hamba untuk membuka “pintu langit”, sehingga ibadah yang dilakukan lebih bermakna dan diterima oleh Allah SWT.
Sebagaimana dijelaskan dalam sumber resmi, doa ini menjadi bagian penting dalam membangun kualitas spiritual seorang muslim dalam menjalankan ibadah sehari-hari. Dilansir dari laman antaranews.com
Kesimpulan
Doa iftitah merupakan bacaan sunnah yang memiliki makna mendalam sebagai pembuka shalat.
Selain berisi pujian dan pengagungan kepada Allah SWT, doa ini juga menjadi simbol penyerahan diri sepenuhnya kepada-Nya.
Dengan membiasakan membaca doa iftitah, seorang muslim dapat meningkatkan kekhusyukan serta memperkuat keimanan dalam setiap pelaksanaan shalat.
Sumber : https://www.antaranews.com/berita/










