Komando Ojol Indonesia Raya (Kojira) resmi diperkenalkan sebagai wadah aliansi besar pengemudi ojek online (ojol) di Medan, Sumatera Utara. Organisasi ini lahir dari rasa empati atas insiden tragis yang menimpa almarhum Afan Kurniawan, sekaligus sebagai upaya mendorong peningkatan kesejahteraan driver ojol di daerah tersebut, Sabtu (21/02/2026).
Ketua Kojira, Rudi Zulham Hasibuan, menjelaskan bahwa gagasan pembentukan organisasi berawal dari aksi sosial berupa pembagian sembako kepada lebih dari 2.000 pengemudi ojol pada periode Agustus hingga Oktober 2025. Kegiatan tersebut menjadi titik awal terbentuknya wadah besar yang menyatukan berbagai komunitas ojol.
“Kojira ini merupakan wadah aliansi, bahkan mega aliansi. Terbentuknya terilhami dari keadaan hiruk-pikuk saat meninggalnya Afan Kurniawan. Saat itu kita berempati memberikan bantuan sembako dan dari situlah saya terinspirasi mendirikan wadah ini,” ujarnya dalam sesi wawancara.
Setelah melalui sejumlah koordinasi, Kojira resmi dibentuk pada 15 Desember 2025 dengan dukungan Meriyawaty Amelia Prasetio yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina.
Sejak awal berdiri dengan 14 komunitas dan satu aliansi, Kojira berkembang pesat. Saat ini, sekitar 30 komunitas telah bergabung dengan jumlah anggota mencapai ribuan orang. Meski bernaung dalam satu payung organisasi, masing-masing komunitas tetap mempertahankan identitasnya dan bergabung setelah menandatangani pakta integritas.
Kojira juga secara terbuka menyatakan berafiliasi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Sebagai konsekuensinya, anggota yang tergabung diwajibkan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) partai tersebut.
Ke depan, Kojira menyiapkan sejumlah program strategis, di antaranya pembentukan koperasi untuk membantu kebutuhan finansial anggota serta penyediaan bantuan hukum bagi driver yang menghadapi persoalan di lapangan. Organisasi ini juga berencana memperluas jangkauan ke pengemudi roda empat, termasuk mitra platform seperti Grab, Gojek, Shopee, dan inDrive.
Meski saat ini berfokus di Sumatera Utara, Kojira dikabarkan mulai menarik perhatian daerah lain seperti Surabaya dan Bandung yang berminat membentuk cabang serupa dengan tetap berada di bawah naungan Gerindra.
“Harapannya, ini menjadi wadah yang benar-benar bermanfaat bagi para ojol sehingga mereka bisa terbantu ke depannya,” pungkas Rudi.

Komentar