Informasi
Beranda / Informasi / 10 Program Studi Unpad dengan Peminat Paling Sedikit, Berpotensi Jadi Pilihan Strategis di SNBP 2026

10 Program Studi Unpad dengan Peminat Paling Sedikit, Berpotensi Jadi Pilihan Strategis di SNBP 2026

10 Program Studi Unpad dengan Peminat Paling Sedikit, Berpotensi Jadi Pilihan Strategis di SNBP 2026
10 Program Studi Unpad dengan Peminat Paling Sedikit, Berpotensi Jadi Pilihan Strategis di SNBP 2026

Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah resmi dibuka sejak Selasa, 3 Februari 2026. Momen ini menjadi kesempatan penting bagi siswa kelas 12 untuk menentukan langkah menuju perguruan tinggi negeri impian.

Salah satu strategi yang bisa dilakukan calon mahasiswa adalah memilih program studi dengan jumlah peminat lebih sedikit pada tahun sebelumnya.

Jurusan dengan peminat rendah biasanya memiliki tingkat persaingan lebih ringan, sehingga peluang diterima pun menjadi lebih besar.

Hal ini sangat relevan bagi pendaftar yang ingin masuk ke Universitas Padjadjaran (Unpad). Sebagai salah satu PTN favorit di Indonesia, Unpad dikenal memiliki persaingan ketat hampir di setiap program studinya.

Pada SNBP 2026, Unpad membuka 73 program studi yang dapat dipilih oleh calon mahasiswa. Berdasarkan data SNBP 2025, program studi Farmasi menjadi jurusan dengan peminat terbanyak di Unpad, yaitu mencapai 2.311 pendaftar. Disusul oleh Prodi Ilmu Keperawatan dengan 2.152 peminat.



Baca Juga : Link Pendaftaran SNBP 2026 Resmi, Lengkap Cara Daftar dan Jadwal Terbaru

Meski begitu, masih terdapat sejumlah program studi di Unpad yang memiliki jumlah pendaftar relatif rendah. Jurusan-jurusan inilah yang dapat dijadikan alternatif pilihan strategis bagi siswa yang ingin memperbesar peluang lolos SNBP 2026.

Daftar Prodi Unpad Paling Sepi Peminat pada SNBP 2025

dilansir dari Detik. Berikut 10 program studi Unpad dengan jumlah peminat paling sedikit berdasarkan data resmi SNPMB:

  1. Peternakan PSDKU Pangandaran (S1) – 121 peminat
  2. Agroteknopreneur (D4) – 157 peminat
  3. Sastra Rusia (S1) – 160 peminat
  4. Perikanan PSDKU Pangandaran (S1) – 161 peminat
  5. Kearsipan Digital (D4) – 188 peminat
  6. Bisnis Logistik (D4) – 200 peminat
  7. Administrasi Pemerintahan (D4) – 208 peminat
  8. Sastra Perancis (S1) – 214 peminat
  9. Pemasaran Digital (D4) – 220 peminat
  10. Ilmu Komunikasi PSDKU Pangandaran (S1) – 225 peminat

Program studi di atas dapat menjadi rekomendasi bagi siswa yang ingin meningkatkan peluang diterima di Unpad melalui jalur SNBP 2026.

Aturan Pemilihan Program Studi pada SNBP 2026

Agar proses pendaftaran berjalan lancar, siswa perlu memahami ketentuan pemilihan prodi pada SNBP 2026, di antaranya:

  • Siswa yang dinyatakan eligible dapat memilih satu prodi di PTN akademik, vokasi, atau PTKIN.
  • Peserta diperbolehkan memilih maksimal dua program studi dari satu atau dua PTN.
  • Jika memilih satu prodi, siswa bebas menentukan PTN di provinsi mana pun.
  • Jika memilih dua prodi, salah satunya wajib berada di PTN yang satu provinsi dengan sekolah asal.
  • Memahami aturan ini sangat penting agar pilihan jurusan tetap sesuai dengan ketentuan seleksi.



Baca Juga : Cara Daftar Akun KIP Kuliah 2026 untuk SNBP dan SNBT, Catat Tanggalnya

Komponen Penilaian dalam SNBP 2026

Dalam proses seleksi SNBP, terdapat beberapa komponen utama yang menjadi bahan pertimbangan, yaitu:

1. Nilai Rapor

Panitia SNBP akan mengevaluasi nilai rapor selama lima semester. Nilai rata-rata ini menjadi faktor utama dalam menentukan kelayakan siswa. Beberapa kampus juga dapat menggunakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai alat validasi.

2. Mata Pelajaran Pendukung

Kesesuaian antara nilai mata pelajaran pendukung dan jurusan yang dipilih juga sangat diperhatikan. Misalnya, siswa yang mendaftar jurusan berbasis sains diharapkan memiliki nilai kuat pada mata pelajaran seperti Fisika, Kimia, atau Matematika.

3. Prestasi Akademik maupun Non-Akademik

Siswa diperbolehkan mencantumkan prestasi yang relevan dengan program studi tujuan, seperti kejuaraan olimpiade, lomba ilmiah, atau penghargaan lainnya.



Cara Mengecek Prodi yang Membutuhkan Portofolio

Beberapa program studi di SNBP 2026 mewajibkan pengunggahan portofolio. Untuk mengeceknya, siswa dapat mengikuti langkah berikut:

  1. Akses situs resmi SNPMB di https://snpmb.id
  2. Pilih menu SNBP → Daya Tampung SNBP
  3. Cari PTN dan program studi tujuan
  4. Periksa kolom “Jenis Portofolio”
  5. Jika tertera keterangan portofolio, siswa wajib mengunggahnya saat pendaftaran

Baca Juga : Cara Daftar KIP Kuliah 2026: Link Resmi dan Syarat Terbaru

Pastikan portofolio dibuat sesuai format dan template resmi agar tidak terjadi kendala saat pendaftaran.

Kesimpulan

Memilih program studi pada jalur SNBP 2026 memerlukan strategi yang matang. Salah satu cara paling efektif adalah mempertimbangkan jurusan dengan peminat rendah, karena peluang diterima cenderung lebih besar.

Di Universitas Padjadjaran, terdapat beberapa prodi yang pada SNBP 2025 memiliki jumlah pendaftar paling sedikit, seperti Peternakan PSDKU Pangandaran, Agroteknopreneur, dan Sastra Rusia. Jurusan-jurusan tersebut bisa menjadi opsi realistis bagi siswa yang ingin memperbesar kesempatan lolos.

Selain itu, calon mahasiswa juga harus memahami aturan pemilihan prodi, komponen penilaian, serta persyaratan portofolio agar proses pendaftaran SNBP 2026 dapat berjalan dengan optimal.



 

Dengan persiapan yang tepat dan pemilihan strategi yang cerdas, peluang masuk Unpad melalui jalur prestasi akan semakin terbuka lebar.

Sumber : Detik.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan