Informasi
Beranda / Informasi / 3 Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar Menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Salah Satunya Hati Menjadi Lembut”

3 Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar Menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Salah Satunya Hati Menjadi Lembut”

3 Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar Menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Salah Satunya Hati Menjadi Lembut”

Tanda orang yang mendapatkan Lailatul Qadar menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jailani menjadi topik yang sering dicari umat Islam, terutama saat memasuki sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.

Malam Lailatul Qadar dikenal sebagai malam penuh kemuliaan yang memiliki keutamaan luar biasa bagi orang yang beribadah di dalamnya.

Lailatul Qadar sendiri disebutkan dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surah Al-Qadr ayat 2 yang berbunyi, “Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?” Ayat ini menggunakan bentuk pertanyaan retoris yang menurut para ulama tafsir menunjukkan betapa agung dan dahsyatnya keutamaan malam tersebut.

Para ulama juga menjelaskan bahwa Lailatul Qadar merupakan karunia istimewa dari Allah SWT yang diberikan kepada umat Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan ini tidak diberikan kepada umat terdahulu. Mayoritas ulama berpendapat bahwa malam Lailatul Qadar hadir setiap tahun pada bulan Ramadan.



Keutamaan Lailatul Qadar dan Anjuran Menghidupkan Sepuluh Malam Terakhir

Lailatul Qadar menjadi bukti kasih sayang Allah SWT kepada umat Islam yang memiliki usia relatif lebih singkat dibandingkan umat-umat sebelumnya. Ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai yang setara dengan ibadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun.

Karena itu, Rasulullah SAW sangat menganjurkan umat Islam untuk menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah.

Dalam hadits riwayat Bukhari disebutkan bahwa ketika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, Rasulullah SAW meningkatkan kesungguhan dalam beribadah, menghidupkan malam, serta membangunkan keluarganya untuk beribadah.

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan umat Islam untuk mencari malam Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29.



Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar

Dilansir dari jombang.nu.or.id, ulama sufi besar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani menjelaskan adanya tanda tertentu bagi orang yang benar-benar mendapatkan Lailatul Qadar.

Dalam kitab Al-Ghunyah li Thalibi Thariqil Haqq, beliau menyebutkan bahwa salah satu tanda utamanya adalah seseorang memperoleh salam dan berjabat tangan dengan malaikat Jibril AS pada malam tersebut.

Syekh Abdul Qadir Al-Jailani menjelaskan bahwa ketika malaikat Jibril turun pada malam Lailatul Qadar, ia akan memberikan salam kepada para hamba Allah yang beribadah. Namun, ada beberapa tanda yang dapat dirasakan oleh orang yang mendapatkan kemuliaan malam tersebut.

Berikut tiga ciri orang yang memperoleh Lailatul Qadar menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.



1. Kulit Terasa Merinding atau Bergetar

Salah satu tanda yang dirasakan adalah kulit yang merinding atau bergetar. Sensasi ini dianggap sebagai pengalaman spiritual ketika seseorang mendapatkan sentuhan ruhani dari malaikat Jibril.

Perasaan tersebut bukan sekadar emosi biasa, melainkan getaran batin yang mendalam saat seseorang merasakan kedekatan dengan Allah SWT.

2. Hati Menjadi Lebih Lembut

Tanda berikutnya adalah hati yang terasa lebih lembut dan mudah tersentuh. Orang yang merasakan hal ini biasanya menjadi lebih bijaksana, penuh ketenangan, serta memiliki dorongan kuat untuk melakukan kebaikan.

Selain itu, hatinya juga lebih mudah menerima nasihat dan dipenuhi cahaya keimanan dari Allah SWT.



3. Air Mata Mengalir karena Rasa Haru

Ciri lainnya adalah mata yang meneteskan air mata. Tangisan tersebut muncul karena perasaan haru, bahagia, dan juga rasa takut kepada Allah SWT.

Air mata itu menjadi tanda kedalaman iman dan kesadaran spiritual seseorang ketika merasakan keagungan malam Lailatul Qadar.

Kesimpulan

Menurut Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, ada beberapa tanda yang dapat dirasakan oleh orang yang mendapatkan Lailatul Qadar, di antaranya kulit merinding atau gemetar, hati yang menjadi lebih lembut, serta air mata yang mengalir karena rasa haru dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Namun demikian, umat Islam dianjurkan untuk tidak hanya berfokus pada tanda-tanda tersebut. Hal yang paling penting adalah memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan dengan penuh keikhlasan.



Sebab pada hakikatnya, Lailatul Qadar merupakan anugerah dari Allah SWT yang diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam mencari ridha dan rahmat-Nya.

Sumber: jombang.nu.or.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan