Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 27 Maret 2026, diperkirakan masih berada dalam tekanan. IHSG berpotensi mengalami koreksi lanjutan dengan kisaran pergerakan di level 6.745 hingga 6.887.
Pada penutupan perdagangan sebelumnya, Kamis (26/3/2026), IHSG tercatat melemah 1,89% ke level 7.164. Tekanan jual yang cukup besar menjadi faktor utama pelemahan indeks.
Analisis IHSG Hari Ini
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan bahwa posisi IHSG saat ini masih berada dalam pola wave (v) dari wave [c] dalam struktur wave A. Hal ini mengindikasikan bahwa indeks masih berpotensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek.
Meski demikian, terdapat skenario optimistis (best case) di mana IHSG telah menyelesaikan wave A, sehingga berpeluang rebound menuju kisaran 7.450 hingga 7.779.
Untuk level teknikal, IHSG diperkirakan memiliki:
- Support: 7.156 dan 7.057
- Resistance: 7.374 dan 7.527
Sementara itu, riset dari PT Pilarmas Investindo Sekuritas menilai IHSG cenderung melemah terbatas dengan rentang support-resistance di 7.000 hingga 7.240.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Sejumlah analis memberikan rekomendasi saham menarik untuk perdagangan hari ini, di antaranya:
- Pilihan Saham Pilarmas Sekuritas
- PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)
- PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA)
- PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)
- Pilihan Saham MNC Sekuritas
- PT Blue Bird Tbk (BIRD)
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
Rekomendasi Teknikal Saham
Berikut strategi trading jangka pendek yang bisa diperhatikan investor:
1. BIRD – Buy on Weakness
Saham BIRD menguat 3,03% ke level 1.700, namun masih berada di bawah tekanan jual dan belum mampu menembus MA20 dan MA60.
- Area beli: 1.645–1.675
- Target: 1.715–1.745
- Stoploss: <1.630
2. GGRM – Speculative Buy
GGRM naik 1,99% ke 14.100 dengan dukungan volume pembelian.
- Area beli: 13.775–14.000
- Target: 14.475–15.000
- Stoploss: <13.600
3. MDKA – Buy on Weakness
MDKA menguat 1,57% ke 3.240 dan masih didominasi tekanan beli.
- Area beli: 3.110–3.200
- Target: 3.350–3.580
- Stoploss: <3.050
4. NCKL – Speculative Buy
NCKL terkoreksi 4,55% ke 1.155 akibat tekanan jual.
- Area beli: 1.120–1.150
- Target: 1.190–1.275
- Stoploss: <1.100
Penutupan IHSG 26 Maret 2026
IHSG pada perdagangan Kamis (26/3/2026) ditutup melemah akibat sentimen global. Salah satu pemicu utama adalah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Iran menolak usulan gencatan senjata dari Amerika Serikat.
Berdasarkan data RTI, IHSG ditutup di level 7.164,09 atau turun 1,89%. Indeks LQ45 juga ikut melemah 1,97% ke posisi 731,72. Seluruh indeks acuan mengalami tekanan.
IHSG sempat bergerak di level tertinggi 7.323,70 dan terendah 7.162,59. Sebanyak 380 saham turun, 292 saham naik, dan 148 saham stagnan.
Data Perdagangan dan Sektor Saham
Total frekuensi transaksi mencapai 1,72 juta kali dengan volume perdagangan 31,1 miliar saham. Nilai transaksi harian tercatat sebesar Rp 32,3 triliun, sementara nilai tukar dolar AS berada di kisaran Rp 16.899.
Dari sisi sektoral, hanya sektor transportasi yang mencatatkan kenaikan sebesar 2,96%. Sementara sektor energi mengalami penurunan terdalam sebesar 2,91%.
Sektor lain yang ikut melemah antara lain:
- Industri: turun 2,79%
- Basic materials: turun 2,27%
- Consumer siklikal: turun 2,3%
- Teknologi: turun 1,2%
- Infrastruktur: turun 1,63%
- Keuangan: turun 0,64%
- Properti: turun 0,54%
- Kesehatan: turun 0,76%
- Consumer non-siklikal: turun 0,18%
Aktivitas Saham Menonjol
Transaksi besar terjadi pada saham PT FAP Agri Tbk (FAPA) di pasar negosiasi dengan nilai mencapai Rp 18,8 triliun. Saham ini naik 6,12% ke level Rp 6.500 per saham, dengan rentang harga Rp 6.500–Rp 6.550.
Kesimpulan
IHSG diprediksi masih berpotensi terkoreksi pada perdagangan hari ini dengan tekanan dari sentimen global. Investor disarankan tetap waspada dan selektif dalam memilih saham, terutama dengan memperhatikan level teknikal serta momentum pasar.








